Categories: BISNISEKONOMI

Misi Dagang ke Taiwan Catat Potensi Transaksi 30 Juta Dolar

MONITOR, Jakarta – Para pelaku usaha Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 30,7 juta pada one on one business matching yang berlangsung Jumat (23/3) di Taiwan. 

One on one bussiness matching merupakan rangkaian misi dagang Kementerian Perdagangan ke Taiwan yang berakhir hari ini, Minggu (25/3). Jasa tenaga kerja mendominasi potensi transaksi tersebut.

“Kontribusi terbesar terhadap potensi transaksi datang dari sektor jasa tenaga kerja dengan nilai lebih dari USD 15 juta. Terbesar kedua adalah investasi USD 9,5 juta, diikuti perdagangan barang sebesar USD 6,2 juta,” ungkap Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Arlinda yang memimpin misi dagang ini.

Protensi tersebut akan terus bertambah karena masih ada pertemuan B-to-B antara pelaku usaha Indonesia dengan Taiwan pada kegiatan Indonesian Week hari ini.

Produk-produk yang banyak diminati dalam one on one business matching ini yaitu produk perawatan kecantikan, kopi, makanan olahan, jasa tenaga kerja terampil, serta investasi di beragam sektor, yaitu sektor logistik dan pergudangan; industri kosmetik; industri daur ulang kabel; industri daur tembaga; industri alat kesehatan; dan industri jasa coating material.

"Melalui business matching kali ini, diharapkan akan dihasilkan transaksi perdagangan potensial yang kontributif bagi peningkatan nilai perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Taiwan di masa depan," ujar Arlinda.

Dalam kegiatan ini, terdapat potensi proyek investasi pembangunan pabrik atas produk limbah (abu) dari kelapa sawit sebagai bahan baku pembuatan fiber glass untuk badan pesawat terbang oleh Yeu Fong International Technology Corp (Taiwan). Potensi ini akan ditindaklanjuti oleh pihak Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia.

Sementara, transaksi ritel pada pameran Indonesian Week 2018 per hari ini, Minggu (25/3) sebesar USD 33 ribu atau setara Rp449,3 juta. Produk-produk yang diminati untuk ritel adalah furnitur, kopi, makanan dan minuman, perhiasan perak dan mutiara, dan produk kulit.

Recent Posts

Wamen UMKM Ungkap Tiga Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…

26 menit yang lalu

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

7 jam yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

7 jam yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

19 jam yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

22 jam yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

1 hari yang lalu