Categories: NASIONALPOLITIK

Kantongi Nomor Urut 7, Partai Berkarya Target Masuk Tiga Besar

MONITOR, Jakarta – Menjadi pendatang baru di gelaran kontestasi politik Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, membuat Partai Berkarya berbangga hati.

Selain lolos verifikasi KPU, partai ini mendapatkan nomor urut tujuh sebagai parpol peserta Pemilu mendatang. Bagi pengurusnya, angka ini terbilang cukup keramat.

"Partai Berkarya adalah partai baru, yang tadi pengambilan nomor urut kami mendapatkan nomor 7. Kami anggap nomor tujuh adalah nomor keramat untuk Partai Berkarya," ujar salah satu pengurus DPP Partai Berkarya Hariantiyah, kepada MONITOR, Minggu (18/2) malam.

Dalam misinya, ia mengatakan, Partai Berkarya akan berjuang untuk rakyat dalam membangun ekonomi rakyat terutama kalangan menengah kebawah. Hal ini sesuai dengan etos kerja mendiang Presiden RI ke-2 Soeharto.

"Target angka tujuh untuk masuk di tiga besar, kami sangat antusias sekali dengan figur Tommy Soeharto sebagai Ketua Umum serta akan kami calonkan untuk RI 1. Masyarakat Indonesia rindu Bapak Suharto, maka didalam diri pak Tommy semua itu masih bisa kita dapatkan, semoga ekonomi Indonesia bangkit," paparnya.

Recent Posts

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

7 jam yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

13 jam yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

14 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

15 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

15 jam yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

15 jam yang lalu