Categories: NASIONALPOLITIK

Tunjuk Polisi Sebagai PJ Gubernur, Politisi Gerindra Sebut Pemerintah Panik

MONITOR, Jakarta – Turut menanggapi rencana Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait penunjukkan anggota Polri sebagai Pelaksana Jabatan (PJ) Gubernur, Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan, hal itu menunjukkan kurangnya profesionalitas Pemerintah.

Pasalnya, kata Sodik, seharusnya Polri menjaga dan meningkatkan pofesionalisme dengan bekerja menjaga keamanan selama tahun politik, termasuk Pilkada. Posisi PJ Gubernur justru menunjukkan bahwa Polri tidak percaya diri sebagai tugasnya menjaga keamanan.

"Tindakan itu menunjukkan pemerintah panik dan tidak profesional," kata Sodik saat dihubungi MONITOR, Senin (29/1).

Menurutnya, tindakan menunjuk PJ Gubernur bukan dari kalangan sipil dapat mengindikasi adanya kepentingan politik dialamnya. Hal itu mengingat, pasca reformasi, Undang-Undang tidak membolehkan lagi aparat menjadi pejabat publik. Hal itu tertuang dalam Pasal 4 ayat 3 Permendagri No 11 Tahun 2018.

"Hanya dalam era Jokowi Pejabat Polisi aktif menjadi PJ Gubernur. Biasanya berasal dari Kemendagri atau Provinsi tersebut," tandas Sodik.

Untuk itu, Wakil Ketua Komisi VIII ini menyarankan agar institusi Polri menolak kebijakan yang berpotensi menunjukkan ketidak percayaan diri Polri dalam melaksanakan tugasnya tersebut.

"Untuk daerah dimana ada Cagub berasal dari Polri, maka ini akan membangun opini bagian dari desain perselingkuhan dan persenkongkolan yang mengancam netralitas dan fungsi gubernur," pungkas Sodik.

Recent Posts

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

8 jam yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

14 jam yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

15 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

16 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

16 jam yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

17 jam yang lalu