Categories: EKONOMI

Upaya Dirut Perum Jamkrindo Tumbuhkan Bisnis dan Raih Target 2018

MONITOR, Bogor – Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia Randi Anto bersama-sama dengan jajaran manajemen menggelorakan semangat perubahan untuk seluruh insan Perum Jamkrindo untuk akselerasi pertumbuhan bisnis dan pencapaian target perusahaan tahun 2018.

Tantangan serta kendala yang dihadapi Perum Jamkrindo, Menurut Randi akan semakin besar dan menantang. Hal ini menuntut kesiapan dari semua unsur insan Jamkrindo untuk lebih baik dalam melaksanakan kegiatan Perusahaan, baik yang sifatnya penugasan/program pemerintah dan bisnis penjaminan lainnya maupun kreatifitas dan inovasi. 

"Dalam menjalankan semua tersebut, Perum Jamkrindo harus tetap berpedoman pada visi perusahaan yaitu menjadi perusahaan penjaminan terdepan yang mendukung perkembangan perekonomian nasional," kata Randi saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD)  di Sentul, Bogor pada Sabtu, (27/1). Acara tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Direksi, Kepala Divisi, Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Kantor Cabang Khusus Perum Jamkrindo.

Randi melanjutkan, kedepan insan Perum Jamkrindo harus lebih mengedepankan efisiensi, meningkatkan produktivitas dan harus jeli dalam melihat risiko bisnis.

Yang tak kalah penting bagi seluruh insan Jamkrindo ialah harus dapat mengembangkan diri dengan lebih membuka wawasan yang lebih luas lagi. "Jangan hanya diam ditempat , harus berani  keluar dari zona aman dan berkolaborasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik," tegas Randi Anto

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan bahwa sebagai upaya  menyatukan, menyelaraskan langkah strategi, serta menciptakan sinergi yang kuat guna mewujudkan pencapaian target, maka diperlukan koordinasi yang solid dan komunikasi efektif antara jajaran Direksi dan  manajemen  Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Cabang serta Kantor Unit Pelayanan diseluruh wilayah Indonesia.

"Untuk itu, seluruh Insan Jamkrindo haruslah berkomitmen untuk melaksanakan pencapaian target perusahaan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dengan selalu mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Saya katakan ayo maju untuk Jamkrindo. Let’s Change!!" kata Randi Anto.

Sekali lagi, Randi menegaskan  bahwa sikap dan  perilaku ini harus dikuti oleh seluruh insan Jamkrindo tanpa terkecuali. 

"Kebersamaan itu penting bukan hanya menjaga silaturahmi, tapi harus menghasilkan sesuatu yang lebih baik. In Our Togetherness We Achive More,“ tutup Randi Anto.

Dikesempatan ini juga mengundang pembicara yakni  Maikel Sajangbati dari Maesa Consulting Indonesia (MCI) dan Toto Pranoto dari LM FEB UI, yang berbicara mengenai Perubahan dalam organisasi diera disruption juga transformasi mindset  berorientasi bisnis.

Recent Posts

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

4 jam yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

10 jam yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

11 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

12 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

12 jam yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

12 jam yang lalu