MONITOR, Jakarta – Sebuah lagu yang ditulis untuk pengungsi anak Suriah, dan semua anak perang. Lagu ini, yang diciptakan untuk meningkatkan harapan, cinta, persaudaraan, kasih sayang dan kedamaian, dimainkan pada saat makan malam "World Humanitarian Summit" yang diadakan di Istanbul pada bulan Mei 2016, dan 39 pemimpin dunia telah mendengarkannya.
Musik dan lagu yang di buat di dalam video kampanye sumbangan internasional The Red Crescent (Kızılay) dibuat dengan beberapa kolaborasi penyanyi terkenal, dan pemusik untuk mendorong orang mendukung sebuah proyek yang bertujuan untuk menciptakan "Mobile Child Friendly Space" untuk anak-anak dari jutaan pengungsi di Turki. Kami berharap kita bisa menyentuh hati dan mendorong orang untuk mengambil tindakan untuk membangun dunia yang lebih baik melalui lagu yang bergerak yang membuat mata air mata.
MONITOR, Jakarta - Asosiasi Forum Antar Agama G20 (IF20) bersama Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan mengadakan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif…
Oleh: Robi SugaraDosen Keamanan Internasional, Prodi HI, FISIP, UIN Jakarta Mei akan selalu menjadi bulan…
MONITOR, Jakarta - Adriansyah selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…
MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…