Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Musim Paceklik, Enam Kabupaten di Sumut Malah Panen Raya Padi

MONITOR, Jakarta – Sebagai salah satu provinsi penghasil beras tertinggi, Sumatera Utara membuktikan dukungannya terhadap  stok beras secara nasional dengan adanya panen raya yang dilakukan beberapa kabupaten pada musim paceklik.

Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi selaku penanggung jawab Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedelai beberapa Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, Moh. Ismail Wahab dalam keterangan tertulisnya menyatakan "Beberapa Kabupaten seperti Serdang Bedagai sudah mulai panen dalam minggu ini dan akan berlangsung sampai akhir tahun. Beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Pegajahan, Perbaungan, Pantai cermin, Teluk Mengkudu, dan Serbajadi, akan mulai memasuki masa panen", ujar Sumadi dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Rabu (20/12).

Lebih lanjut Ismail menjelaskan luas tanam padi Provinsi Sumatera Utara pada bulan September 2017 sekitar 130 ribu hektar. Dengan perhitungan umur padi kurang lebih selama empat bulan, maka pada masa pergantian tahun menuju 2018, petani akan memasuki musim panen raya.

"Beberapa Kabupaten sentra produksi seperti Serdang Bedagai sudah mulai panen dalam minggu ini dan akan berlangsung sampai akhir tahun. Beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Pegajahan, Perbaungan, Pantai cermin, Teluk Mengkudu, dan Serbajadi, akan mulai memasuki masa panen", terangnya

Ditanya soal stok beras Ismail membeberkan "Jika konsumsi beras per kapita sebesar 10 kg per bulan untuk 15 juta penduduk Sumatera Utara, maka beras yang diperlukan adalah 150 ribu ton beras. Jadi masih ada stok yang memadai untuk Sumatera Utara untuk memenuhi dua bulan kebutuhan beras ke depan, bahkan bisa mensuplai Provinsi tetangga jika panen terus berjalan baik" tambahnya.

Di jantung Sumatera Utara yaitu Danau Toba, panen raya juga sudah bergulir. Padi sudah mulai menguning dan siap panen di daerah dengan wilayah cukup potensial sebagai produsen padi seperti Kabupaten Humbang Hasundutan dan Samosir. 

Bahkan yang baru ini dilaksanakan adalah panen raya padi di Dusun Jeruk, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai dengan produktivitas 7.5 ton per hektar. Hamparan yang akan dipanen seluas 900 ha bergilir antar petani. Dengan kondisi yang demikian, keyakinan cukupnya stok beras dalam masa pergantian tahun sangat tunggu. "Tugas kita bersama untuk menjaga dan mempertahankannya demi tercapainya kedaulatan pangan nasional" tutup Ismail.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Revisi UU Kehutanan Kunci Atasi Deforestasi dan Perkuat Ekonomi Hijau

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, menegaskan…

8 jam yang lalu

Mahasiswa UNUSIA Gugat UU Pesantren ke MK, Desak Negara Hapus Syarat Anggaran Berdasarkan Kemampuan Keuangan

MONITOR, Jakarta – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) mengajukan uji materiil atau Judicial Review…

9 jam yang lalu

Sampaikan Pesan Presiden Prabowo, Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO

MONITOR, Jenewa — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya kehadiran…

11 jam yang lalu

Antisipasi Kelelahan Jemaah Pasca Armuzna, Klinik Satelit Madinah Siaga 24 Jam

MONITOR, Madinah – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…

11 jam yang lalu

FH Unusia Dorong Kepailitan Berbasis Syariah Diselesaikan di Peradilan Agama

MONITOR, Jakarta – Bergulirnya pembahasan revisi Undang-Undang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kembali…

11 jam yang lalu

Revisi UU Polri Disahkan, IPW Ingatkan Pentingnya Regenerasi dan Pengawasan

MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menilai perubahan ketiga atas…

24 jam yang lalu