Categories: BERITAINTERNASIONAL

Presiden Turki serukan OKI Mengakui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Palestina

MONITOR, Istanbul – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mendesak agar para pemimpin bangsa-bangsa Islam yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengakui Yerusalem sebagai 'ibu kota negara Palestina yang diduduki'.

Seruan itu disampaikan Erdogan dalam KTT Luar Biasa OKI yang berlangsung di Istanbul, Turki. Bahkan dengan tegas dan berani, Presiden Erdogan juga menyebut Israel sebagai 'negara teror'.

"Saya mengajak semua negara mendukung undang-undang internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota negara Palestina yang diduduki." tegas Erdogan seperti yang dirilis MONITOR dari BBC, di Jakarta, Kamis (14/12)

Sementara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas mengatakan keputusan Amerika Serikat menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel merupakan kejahatan yang memperlihatkan pemerintah Washington sebaiknya tidak punya peran lagi dalam proses Timur Tengah.

"Kita seharusnya tidak menerima peran apapun bagi Amerika Serikat dalam proses perdamaian. Mereka sudah membuktikan berpihak sepenuhnya pada Israel," tegasnya.

Sedangkan Presiden RI Joko Widodo yang juga menghadiri KTT itu, sebelumnya mengatakan akan berupaya membulatkan suara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) terkait pembelaan terhadap Palestina.

"Ini adalah kesempatan pertama bagi negara-negara OKI untuk secara bersama dan tegas menolak keputusan Presiden Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel," kata Presiden Jokowi kepada para wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, sebelum berangkat ke Istanbul.

Dipimpin oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, KTT Luar Biasa OKI telah dilaksanakan di Turki, Rabu (23/12), untuk khusus membahas keputusan Presiden Donald Trump yang menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Langkah Trump mengundang kecaman internasional karena status Yerusalem -berdasarkan Kesepakatan Oslo tahun 1993- ditunda hingga berlangsungnya perundingan status permanen di kemudian hari di sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Recent Posts

Topang Investasi Tiongkok Puluhan Miliar USD, Kemenperin Perkuat SDM Industri Lewat Pendidikan Vokasi dan CITIEA

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul untuk…

48 menit yang lalu

PUKIS Desak Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian dan Copot Pejabat Kemenhub, KAI, KCI

MONITOR, Jakarta - Pusat Kajian Infrastruktur Strategis (PUKIS) mendesak Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menyeluruh…

56 menit yang lalu

BEM UPH Medan Gelar Spirit Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Generasi Unggul

MONITOR, Medan – Semangat hidup sehat dan kolaborasi lintas komunitas mewarnai gelaran Spirit Run 2026…

2 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Pembekalan Mahasiswa Hadapi Green Jobs dan Dunia Kerja Digital

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan melalui Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) terus memperkuat pembekalan mahasiswa untuk menghadapi…

3 jam yang lalu

Bappebti Dorong Percepatan SRG di Sulawesi Selatan

MONITOR, Makassar – Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terus mendorong percepatan implementasi…

5 jam yang lalu

Update Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur: 14 Meninggal dan 84 Luka, Posko KAI Dibuka untuk Keluarga

MONITOR, Bekasi - Peristiwa kecelakaan tabrakan Kereta Api Commuter Line dan KA Jarak jauh Argo…

5 jam yang lalu