PEMERINTAHAN

Topang Investasi Tiongkok Puluhan Miliar USD, Kemenperin Perkuat SDM Industri Lewat Pendidikan Vokasi dan CITIEA

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul untuk menopang realisasi investasi Tiongkok senilai puluhan miliar dolar AS di sektor manufaktur nasional. Langkah itu dilakukan lewat penguatan pendidikan vokasi dan kerja sama internasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pendidikan vokasi menjadi fondasi utama pertumbuhan sektor manufaktur berkelanjutan.

“Pendidikan vokasi menjadi fondasi utama agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, baik di dalam negeri maupun pasar global,” kata Menperin dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Kemenperin Naungi 22 Unit Pendidikan Vokasi
Untuk mencapai target tersebut, Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) menaungi 11 politeknik, 2 akademi komunitas, dan 9 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) industri.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menyebut, dalam lima tahun terakhir investasi Tiongkok di sektor strategis seperti hilirisasi mineral, manufaktur, tekstil, hingga teknologi terus meningkat dengan nilai mencapai puluhan miliar dolar AS.

“Investasi tersebut perlu dibarengi kesiapan SDM industri yang kuat dan kompeten, selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Dunia pendidikan harus mampu menciptakan link and match yang nyata,” ujar Doddy.

MoU dengan Liuzhou Polytechnic University dan CITIEA
Kemenperin memperkuat kolaborasi lewat penandatanganan MoU antara BPSDMI dengan Liuzhou Polytechnic University, Tiongkok, Senin (27/4/2026) di Universitas Gadjah Mada. Kerja sama mencakup pengembangan pendidikan vokasi, pelatihan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Liuzhou Polytechnic University berada di bawah Kementerian Pendidikan Tiongkok dan fokus pada industri otomotif, mesin, serta teknologi informasi generasi baru.

Doddy menekankan pentingnya memperluas kolaborasi pendidikan dan industri kedua negara melalui China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA) yang baru diresmikan. “Kehadiran CITIEA merupakan langkah sangat baik dan perlu dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Wakil Presiden Liuzhou Polytechnic University, Qiu Fuming, mengapresiasi dukungan Kemenperin dalam pembentukan CITIEA.

“Kerja sama ini sangat penting untuk melaksanakan integrasi industri dan pendidikan, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, beasiswa, penelitian akademik, kuliah umum, seminar, pengembangan program pendidikan, hingga dukungan terhadap sekolah dan politeknik Kemenperin,” ujar Qiu.

Kunjungi Kampus dan Industri di Tiongkok
Sebelumnya, BPSDMI telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kampus dan perusahaan industri di Tiongkok. Kunjungan itu untuk melihat langsung penerapan pendidikan vokasi, perkembangan teknologi industri, serta keselarasan teknologi dengan proses pembelajaran di kampus.

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Wulan Aprilianti Permatasari menilai kerja sama dengan kampus Tiongkok merupakan langkah strategis.

“Kami berharap, dengan bergabung dalam CITIEA, jejaring kerja sama semakin luas dan memberi manfaat lebih besar bagi pengembangan SDM industri. Sinergi pendidikan dan industri semakin erat sehingga mendorong kemajuan industri nasional serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global,” tutur Wulan.

Pendaftaran JARVIS Bersama 2026 Dibuka
Guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja nasional, Kemenperin membuka pendaftaran siswa dan mahasiswa baru pada unit pendidikan vokasi melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) Bersama 2026.

Recent Posts

Kementan dan GPPU Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Perunggasan Nasional

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) memperkuat sinergi untuk…

39 menit yang lalu

Gangguan Transaksi Flip Masuk Hari Keempat, Pengguna Minta OJK dan BI Bertindak

MONITOR, Jakarta - Gangguan transaksi pada layanan teknologi finansial (tekfin) Flip memasuki hari keempat. Sejak…

43 menit yang lalu

Usai Paparan di Hadapan Wakil PM Timor-Leste, Rokhmin Dahuri Turun ke Atauro Petakan Harta Karun Ekonomi Biru

MONITOR, Dili - Setelah memaparkan konsep pengembangan ekonomi biru di hadapan Wakil Perdana Menteri Timor-Leste…

3 jam yang lalu

Bertemu Wakil PM Timor-Leste, Prof Rokhmin siapkan Roadmap Ekonomi Biru berbasis Potensi Lokal

MONITOR, Dili - Pengembangan ekonomi biru Timor-Leste memasuki tahap baru. Anggota DPR RI sekaligus Guru…

14 jam yang lalu

Pasar Semakin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Kian Kompetitif

MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…

23 jam yang lalu

Fahri Hamzah Usul Ambang Batas Parlemen 0 Persen

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang  (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…

23 jam yang lalu