Categories: EKONOMIENERGI

Pertamina Tambah Pasokan 500.000 LPG 3 Kg Bersubsidi di Kalimantan

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VI menambah pasokan 500.000 tabung elpiji 3 kg bersubsidi untuk lima provinsi di Kalimantan pada awal Desember 2017.

Penambahan pasokan ini guna mengantisipasi melonjaknya kebutuhan menjelang Natal dan Tahun baru di Kalimantan. Seperti yang disampaikan General Manager Marketing Operation Region VI Pertamina, Made Adi Putra, pada rilisnya di Jakarta, Senin (11/12)

"Kami memastikan pasokan elpiji 3 kg di Kalimantan cukup. Karenanya, konsumen tidak perlu panik dan diharapkan membeli sewajarnya," kata Made.

Menurut Made, ketersediaan elpiji di masyarakat terutama di kota-kota propinsi Kalimantan akan terus dipantau dan dapat ditambah sewaktu- waktu sesuai kebutuhan. Kebutuhan normal di Kalimantan sendiri sekitar 320 ribu tabung perharinya.

Lebih lanjut menurut Made, pasokan elpiji 12 kg dan Bright Gas 5,5 kg juga akan ditambah sebesar 20 persen dari kebutuhan normal. Kebutuhan normal Bright Gas 5,5 kg di Kalimantan adalah 4.800 tabung per hari dan dinaikkan menjadi 5.760 tabung per hari, sedangkan elpiji 12 kg dinaikkan dari 6.000 menjadi 7.200 tabung per hari.

Made mengimbau masyarakat yang berhak atas elpiji 3 kg bersubsidi untuk membeli di pangkalan agar sesuai harga eceran tertinggi (HET), serta guna memastikan elpiji 3 kg juga diterima oleh masyarakat tidak mampu.

"Kami juga mengimbau konsumen yang tidak berhak atas subsidi, menggunakan elpiji nonsubsidi untuk mendukung terwujudnya subsidi tepat sasaran," pintanya.

Menurut Made, untuk konsumen tidak berhak atas subsidi seperti rumah tangga mampu dan restoran bukan usaha mikro, Pertamina sudah menyiapkan elpiji 12 kg, Bright Gas 5,5 kg, dan elpiji 50 kg. Saat ini, produk tersebut sudah tersedia di agen-agen elpiji, SPBU, dan minimarket.

Made juga mengajak konsumen beralih ke elpiji nonsubsidi dengan mengadakan program tukar tabung dari elpiji 3 kg ke Bright Gas 5,5 kg. Untuk pembelian tabung baru beserta isi senilai sekitar Rp 300 ribu tergantung lokasi dan isi ulang sekitar Rp70 ribu.

"Setiap dua buah tabung elpiji tiga kg dapat ditukarkan dengan Bright Gas 5,5 kg dengan hanya menambah uang sekitar Rp100 ribu yang tergantung lokasi dan penukaran satu tabung tiga kg ditambah uang sekitar Rp220 ribu," pungkasnya.
 

Recent Posts

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

1 jam yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

17 jam yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

17 jam yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

23 jam yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

3 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

3 hari yang lalu