Categories: OLAHRAGA

Jelang Munas PGSI, Trimedya Panjaitan Kandidat Kuat Pimpin Organisasi Pegulat

MONITOR, Jakarta – Perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) yang akan digelar beberapa waktu lagi memunculkan dan mengerucut pada satu kandidat ketua umum yaitu Trimedya Panjaitan, seorang pengacara terkenal dan politisi senayan.

Menurut Ketua Pengurus provinsi (Pengprov) PGSI Jawa Tengah, Andreas Budi Wirohardjo, sosok Trimedya Panjaitan dinilai cocok jadi ketua umum Pengurus Pusat PGSI masa bakti 2018-2022. Dari 22 pengprov yang aktif dan memiliki hak suara, sebagian besar memberikan dukungannya kepada Trimedya Panjaitan, dengan menyampaikan formulir dukungan pencalonannya.

"Pilihan kami sudah jelas, Pak Trimedya Panjaitan. Tentunya kami harus menetapkan pilihan kepada figur yang sejalan dengan visi dan misi kami," ujar Andreas di Jakarta, Rabu (6/12).

Andreas menambahkan bahwa PP PGSI tidak hanya harus memilih sosok yang punya kecintaan luar biasa pada gulat dan sekaligus siap mengorbankan waktunya untuk mengurusi organisasi gulat nasional.

"PP PGSI juga membutuhkan figur yang benar-benar mampu menjadi problem-solving bagi permasalahan mendasar dan utama yang dirasakan selama ini, yakni krisis kepemimpinan," jelasnya.

Dia berpendapat Trimedya Panjaitan bukan hanya terbukti sudah berpengalaman dalam memimpin banyak organisasi, akan tetapi juga mumpuni untuk melakukan penggalangan dana untuk kebutuhan PP PGSI. 

"Kami percaya penuh pada beliau. Pak Trimedya mampu menjalin kemitraan yang baik dengan pemerintah dan dunia usaha. Kami tak meragukan itu," pungkas Andreas.

PGSI sendiri akan menggelar Musyawarah Nasional Seningg hingga Rabu (11-13/12) di Hotel Ambhara, kawasan Blok M, Jakarta. Munas PGSI 2017 ini hanya akan diikuti perwakilan dari 22 pengurus provinsi (pengprov) di seluruh Indonesia. Karena 6 Pengprov diketahui sudah habis masa kepengurusannya dan belum diperpanjang, sehingga kehilangan hak suara untuk memilih pada Munas PGSI nanti.

 

Recent Posts

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

6 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

7 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

11 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

11 jam yang lalu

Legislator Soal Remaja Diperkosa 27 Orang: Ini Extraordinary Crime yang Perlu Penanganan Luar Biasa

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan pemerkosaan…

16 jam yang lalu

Legislator Usul DPR Gunakan Hak Angket Atasi Ketegangan Polri Vs Kejaksaan Buntut Kasus Hukum Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman meminta DPR menggunakan hak…

16 jam yang lalu