Categories: BERITAMEGAPOLITAN

BMI: Maulid Nabi, Ajang Memelihara Perdamaian dan Kesatuan NKRI

MONITOR, Jakarta – Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Banteng Muda Indonesia Provinsi DKI Jakarta (DPD BMI DKI Jakarta), Irwansyah Agung mengatakan momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H bukanlah sekedar peringatan biasa, tujuan digelarnya peringatan ini adalah untuk meningkatkan kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

"Ada sejarah panjang sebelumnya, tentunya momentum ini harus dijadikan sebagai semangat untuk memaknai islam sesungguhnya yang dibawa dan diajarkan Nabi Muhammad SAW," ujar Irwan kepada awak media di Jakarta, Jumat (1/12). 

Selain itu, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat dijadikan sebagai intropeksi dan evaluasi bagi umat muslim, subtansinya ialah mengukuhkan komitmen loyalistas pada beliau, meneladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah SAW dalam setiap gerak kehidupan.

"Kita tanamkan keteladanan Rasul ini dalam keseharian kita, mulai hal terkecil, hingga paling besar, mulai kehidupan duniawi, hingga urusan akhirat," papar Irwan.

Peringatan Maulid Nabi, kata Irwan, harus dapat mengukuhkan kesadaran umat Islam untuk meneruskan perjuangan dengan menyebarkan dakwah yang mengajarkan keimanan serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad.

"Harus bisa meneladani dan betul-betul menjadi 'rahmatan lil alamin', apalagi selama hidupnya Nabi Muhammad tidak pernah mengedepankan kekerasan dalam menghadapi segala macam permasalahan, bisa dikatakan dalam menghadapi segala macam permasalahan, Nabi Muhammad lebih menekankan kepada aspek perdamaian, persaudaraan, toleransi, persamaan, dan keadilan," katanya.

Apalagi, Nabi Muhammad adalah sosok yang sangat menjaga perasaan orang lain, beliau adalah teladan yang baik dan lengkap, sebagai pribadi, kepala keluarga, anggota masyarakat, kepala negara, ilmuwan, seniman, bahkan pedagang.

"Keteladanan Nabi Muhammad harus dijadikan pegangan oleh umat Islam Indonesia dalam memelihara perdamaian dan kesatuan NKRI dari berbagai ancaman perpecahan, termasuk ancaman paham radikal terorisme," tutup Irwan.

Recent Posts

Panen Demplot ExtraGen di Malang Tembus 12,5 Ton per Hektare, Pemkab Siapkan Pengembangan Lebih Luas

MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…

28 menit yang lalu

Kemenag RI Turun Tangan di GKPI Mauk Sepatan, Gembok Dikembalikan dan Jamin Kebebasan Beribadah

MONITOR, Tangerang — Kementerian Agama RI melalui Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun…

11 jam yang lalu

Produksi Padi dan Cabai Bogor Meningkat dalam Demplot Aplikasi Pupuk Hayati ExtraGen

MONITOR, Bogor - Produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor meningkat hingga mencapai 9 ton…

20 jam yang lalu

GNTI Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Kampung Nelayan Kalibaru

MONITOR, Jakarta - Ratusan warga Kampung Nelayan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan…

21 jam yang lalu

Hari Perdamaian Internasional: Palestina, Krisis Kemanusiaan, dan Dunia yang Tak Lagi Terusik

Oleh: Maria UlfaDosen Sastra Inggris, Fakultas Adab & HumanioraUniversitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

1 hari yang lalu