Categories: NASIONALPOLITIK

Sekjen Kowani: Sinergi dengan Mahkamah Konstitusi Semoga Berkelanjutan

MONITOR, Bogor – Pimpinan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) mengaku puas atas gelaran Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara bagi pengurus dan Anggota Kongres Wanita Indonesia yang diselenggarakan sejak 30 Oktober hingga 2 November 2017 di Cisarua, Bogor.

Sekretaris Jenderal Kowani Ibu Titin Pamudji mengungkapkan, kepuasan itu didapatkannya saat melihat antusiasme cukup tinggi dari para peserta selama empat hari di lingkungan Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi.

"Dari hari pertama, kita sangat bersyukur mendapatkan narasumber yang hebat-hebat, beberapa diantaranya bahkan merupakan pelaku sejarah. Sehingga ini membuat para peserta menjadi semakin semangat," ujar Titin Pamudji saat ditemui redaksi Monitor di sela-sela kesibukannya memantau kegiatan, Rabu (01/11) malam.

Titin menuturkan, banyak peserta daerah yang mendatanginya dan mengaku ketagihan. "Di sini mereka (peserta) cukup puas dan nyaman karena mendapatkan materi yang diinginkan dan bisa berjejaring. Ada pekerja, anggota dewan, tenaga pendidik, semuanya terlihat happy," ujarnya sembari tersenyum.

Terkait tindak lanjut acara ini, Titin menyatakan, Kowani menginginkan para peserta menjadi pioner dalam menumbuhkan kesadaran hak dan kewajiban bernegara di daerah masing-masing.

"Jadi apa yang mereka terima di sini, bisa diteruskan di lingkungan mereka. Bagi mereka yang bekerja, ilmu ini bisa disebarluaskan di lingkungan pekerja sebagai bisa menjadi sumber informasi. Jadi kita bikin bola salju yang makin lama lingkaran ini semakin membesar dan banyak," jelasnya.

Lebih lanjut ia menyatakan, Kowani berharap bisa kembali bersinergi dengan Mahkamah Konstitusi untuk mengadakan kegiatan serupa. Mengingat, Kowani merupakan organisasi federasi besar dari 91 organisasi wanita dan 34 BKOW seluruh Indonesia.

"Harapan kita, semoga ini bukan acara yang terakhir kali. Jika diadakan lagi, kami berharap pesertanya jangan lagi orang yang sama, harus berbeda, supaya makin banyak orang yang mendapatkan wawasan ini," pungkasnya mengakhiri obrolan.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Guruh Soekarnoputra Wariskan Nasionalisme Lewat Seni dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…

5 jam yang lalu

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

24 jam yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

2 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

3 hari yang lalu