MONITOR, Jakarta – Meninggalnya Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, menyentak hati sanubari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Ia menyebut, peristiwa itu merupakan pukulan bagi dunia sepak bola di Indonesia.
Menpora pun tak ketinggalan mengucapkan ucapan duka mendalam atas meninggalnya Kiper kelahiran Lamongan, 2 Juni 1979. Ia berharap peristiwa tersebut bisa menjadi pelajaran bagi dunia sepak bola di Indonesia.
"Semoga Almarhum Choirul Huda segala amal ibadahnya diterima Allah dan dosa-dosanya diampuni oleh Allah. Keluarga yang ditinggal tabah, sabar, ikhlas dan tentu masyarakat bola berduka atas berita meninggalnya Choirul Huda," ujar Cak Imam.
Perrlu diketahui, Choirul Huda meninggal dunia saat membela timnya melawan Semen Padang dalam lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (15/10/2017) kemarin.
Choirul Huda sempat dirawat di RSUD dr Soegiri Lamongan, lantaran tak sadarkan diri setelah kontak fisik dengan bek tengah Ramon Rodrigues de Mesquita. Namun sayangnya nyawa dia tak tertolong. Hingga kemudian almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 17.00 WIB.
MONITOR, Mekkah - KOMNAS HAJI menyoroti pentingnya pengelolaan pergerakan jemaah di kawasan Muzdalifah menjelang puncak…
MONITOR, Yogyakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan…
MONITOR, Jakarta - Madrasah binaan Kementerian Agama berhasil memperoleh lisensi menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma…
MONITOR, Jakarta - Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) menyatakan mosi tidak…
Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Hadirnya pelemahan rupiah atas mata uang dollar Amerika Serikat (AS)…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali meluncurkan program ACCES (Accelerating…