Categories: HUKUMNASIONAL

Fahri Bantah Ada Anggota DPR Terima Bancakan Korupsi e-KTP

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membantah ucapan KPK yang menyebutkan ada anggota DPR menerima bancakan korupsi e-KTP sebesar Rp 2,3 triliun. Setelah mempelajari kasus tersebut, Fahri menilai pernyataan KPK adalah suatu kebohongan.

"Misalnya dia bilang Rp 2,3 triliun dipakai bancakan di DPR. Mana? Tidak ada. Bohong itu. Terus katanya ada anggota DPR yang kembaliin, itu siapa yang kembaliin?" ujar Fahri Hamzah kepada wartawan, Jakarta, Rabu (4/10).

Meski demikian, Fahri mengakui ada mantan anggota DPR yang telah mengembalikan dana yakni Jafar Hafsah yang didapat dari mantan Bendahara Umum Demokrat, yang saat ini ditetapkan tersangka atas kasus Hambalang M Nazarudin. "Tapi belum tentu itu uang e-KTP," jelas Fahri.

Terkait pengembalian dana bancakan proyek e-KTP, Fahri menyatakan para anggota dewan yang terlibat bisa saja terseret sebagai tersangka lantaran mereka ikut menikmati dana tersebut.

"Tiba-tiba kembaliin uang ke KPK. Siapa orang itu? Kenapa orang itu enggak jadi tersangka? Dia sudah nikmatin uang, paling tidak bunganya selama tujuh tahun. Kenapa dia enggak jadi tersangka? Kenapa yang belum jelas terima uang, dikoyak-koyak setiap hari," tutur Fahri.

Tindakan itu, menurut Fahri seperti dipaksakan untuk diterima. Meski pengusutan korupsi di KPK banyak kejanggalan. "Dan kita dipaksa menerima, logika konyol ini. KPK ini sebenarnya kekonyolan yang sudah kadung kita benarkan. Ini yang membuat nalar publik rusak," tandasnya.

Recent Posts

Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk…

10 jam yang lalu

Rusia, Victory Day, dan Mimpi Pax Russica

Oleh: Boy Anugerah* Setiap tanggal 9 Mei, Rusia melakukan “ritual” rutin kenegaraan yang diselenggarakan di Moskow…

11 jam yang lalu

Kemenperin Dukung IKM Ambil Peran dalam Hilirisasi Industri Buah Tropis

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat program hilirisasi industri nasional yang tidak hanya menyasar…

11 jam yang lalu

Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Penyandang Disabilitas Tuli bersama Dunia Usaha

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan menyelenggarakan seleksi kerja bagi penyandang disabilitas Tuli melalui pertemuan langsung…

11 jam yang lalu

Ramai Polemik Guru Honorer Berakhir Pada 2026, Legislator Usul Solusi Penyelesaian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Muhammad Khozin menyoroti ramainya polemik…

15 jam yang lalu

Legislator Minta Penanganan Polemik Nobar Film di Ternate Kedepankan Dialog

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyoroti pembubaran…

15 jam yang lalu