MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) raih penghargaan di ajang tahunan Indonesia Business and Development Expo (IBD Expo) 2017. Kali ini Pertamina berhasil menjadi juara pertama stand sosial media terbaik dan juara kedua untuk stand terbaik untuk kategori ukuran di 72 meter persegi.
Penghargaan diserahkan oleh Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra didampingi Staf Khusus Menteri BUMN Devi Suradji kepada Corporate Brand Management Manager Pertamina Agoes Boedijono pada acara penutupan IBD Expo di Pre-Function Hall B JCC, Sabtu (23/9/2017).
"Dengan memperoleh dua perhargaan pada tahun ini, menunjukkan bahwa Pertamina semakin meningkatkan kompetensi perusahaan. Karena tahun sebelumnya kita hanya memperoleh satu penghargaan," ungkap Agoes Boedijono saat ditemui usai menerima penghargaan.
Sementara itu, saat menutup pelaksanaan IBD Expo 2017, Hambra mengatakan bahwa BUMN-BUMN sekarang ini sangat berperan aktif dalam menjalankan program-program Pemerintah dan hal ini menunjukkan bahwa BUMN hadir untuk negeri. Dirinya berharap ke depannya BUMN terus saling bersinergi untuk membawa Indonesia menjadi lebih baik.
"Kita harus bangga menjadi bagian dari BUMN. Karena dengan bersinergi antar BUMN dan menjalankan kegiatan bisnis dengan hati nurani dan mengedepankan program-program sosial untuk masyarakat, itu menunjukkan bahwa BUMN benar-benar hadir untuk negeri," pungkasnya
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, menegaskan…
MONITOR, Jakarta – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) mengajukan uji materiil atau Judicial Review…
MONITOR, Jenewa — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya kehadiran…
MONITOR, Madinah – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…
MONITOR, Jakarta – Bergulirnya pembahasan revisi Undang-Undang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kembali…
MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menilai perubahan ketiga atas…