Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

Gandeng KPK, Kemenag Latih Guru Madrasah Berantas Korupsi

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka penanaman karakter anti korupsi, Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah menggelar pelatihan guru madrasah berantas Korupsi.

Dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kemenag ingin membangun integritas guru-guru madrasah khususnya dalam hal pemahaman pendidikan karakter anti korupsi.

Direktur GTK Madrasah, Suyitno menyatakan upaya pembenahan karakter ini harus diawali mulai dari unsur paling bawah. Dalam lembaga pendidikan, guru merupakan unsurs strategis untuk membangun karakter pada generasi bangsa.

"Penanaman karakter anti korupsi harus dibangun dari bawah, jika tidak dibangun dari bawah tidak akan efektif. Oleh karena itu lembaga pendidikan menjadi tempat terpenting dan strategis agar program pencegahan korupsi itu dimulai dari lembaga pendidikan," ujar Suyitno, seperti dilansir dari laman resmi Kementerian Agama.

Ia menambahkan, bentuk kerja sama Direktorat GTK Madrasah dengan KPK adalah merekrut guru-guru madrasah, untuk diberikan pendalaman, pemahaman materi-materi tentang anti korupsi, yang kemudian diimplemntasikan dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan ini bernama “Anti Corruption Teacher Supercamp”.

"Sasaran dari program ini adalah guru madrasah dari semua jenjang, baik itu RA-BA, MI, MTs, MA maupun MAK. Baik PNS maupun Non PNS. Untuk tahun ini (2017), kuotanya untuk 100 guru madrasah," ujarnya.

Ia mengatakan, setiap guru berhak mengikuti kegiatan ini, yaitu dengan cara mendaftar dan mengirimkan karya inovasi model/media pembelajaran yang mengandung nilai-nilai antikorupsi dan mengangkat nilai-nilai keagamaan islam dan kearifan lokal. Pendaftaran dilaksanakan tanggal 18 September – 2 November 2017 melalui http://teachersupercamp.com/.

"Sebanyak 100 guru yang memiliki karya terbaik akan diundang mengikuti pelatihan “Anti Corruption Teacher Supercamp 2017” selama 5 hari di Provinsi Jawa Barat," ucapnya.

Recent Posts

Rapim Kemenag DKI Jakarta, Kabiro SDM Sebut Kepemimpinan Level 5

MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…

2 jam yang lalu

Bebas OPTK, 188,7 Ton Cengkih Asal Natuna Berlayar ke Semarang

MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…

2 jam yang lalu

Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Peserta Diminta Pantau Skillhub

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mengumumkan hasil seleksi Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN)…

4 jam yang lalu

Takziah ke Keluarga Petugas Haji di Malang, Wamenhaj Apresiasi Dedikasi Cak Imin Tetap Bertugas di Tanah Suci

MONITOR, Malang - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengunjungi rumah…

21 jam yang lalu

Komisi Kesehatan DPR Harap Pemerintah Segera Realisasikan Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini berharap Pemerintah segera merealisasikan…

21 jam yang lalu

Banyak Kasus Badal Haji Fiktif, DPR Dorong Digitalisasi Layanan dan Perketat Pengawasan Petugas

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq menyoroti banyaknya temuan terkait…

21 jam yang lalu