MONITOR, Jakarta – Kabar pencalonan Menteri Sosial Khofiah Indar Parawansa di Pilgub Jawa Timur 2019 ditentang Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Alasannya, Khofifah diminta tetap fokus mengurusi kementerian yang dipimpinnya.
Namun saat ia melakukan kunjungan ke daerah, ternyata respon positif dan dukungan moril mengalir cukup banyak terhadap Khofifah. Meskipun tak pernah mengakui ingin maju, namun sinyal kuat menunjukkan bahwa Khofifah masih memiliki ambisi untuk menguasai Jawa Timur.
Terkait hal itu, Khofifah menyadari dirinya perlu melakukan komunikasi lebih intens dengan Presiden Joko Widodo. Sebab, posisinya saat ini masih menjabat Menteri Sosial.
"Kita akan komunikasi dengan Presiden karena saya dengan membawa mandat kinerja Kemensos tidak boleh terkurangi. Tapi, proses dari bawah sedang bergerak seperti itu," ujar Khofifah di Jakarta, Selasa (8/9).
Lebih lanjut Khofifah mengakui bahwa dukungan terus mengalir dari elemen masyarakat Jawa Timur saat ia bertandang kesana. Seperti daerah Bojonegoro, Mojokerto hingga Pamekasan.
Untuk itu, Khofifah yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama tak menyia-nyiakan kesempatan untuk melaju menuju kursi nomor satu di Jawa Timur.
MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…
MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…
MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…