Categories: GAYA HIDUPTEKNO

Hadapi Pemblokiran, Telegram Bentuk Tim Moderator Konten Ilegal

MONITOR, Jakarta – Pendiri aplikasi pesan terenkripsi Telegram Pavel Durov akan membuat tim moderator untuk melakukan penghapusan "konten berbau terorisme" di Indonesia.

Ya, langkah tersebut diambil setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia menyatakan akan memblokir akses Telegram di Indonesia, Jumat (14/7) jika perusahaan tersebut tidak mengembangkan prosedur untuk menghapus konten ilegal dari salurannya. Hal itu lantaran dikhawatirkan bahwa aplikasi tersebut digunakan untuk menyebarkan propaganda terorisme.

Sebagai langkah awal, Kemkominfo memerintahkan penyedia layanan internet di Indonesia untuk memblokir akses ke versi web Telegram.

Menanggapi hal itu, Minggu (16/4) Pavel Durov mengatakan bahwa Telegram telah melakukan pemblokiran saluran yang dilaporkan oleh Pemerintah Indonesia, langkah tambahan lain yakni pihaknya juga melakukan penghapusan terhadap konten ilegal.

"Kami membentuk tim moderator yang berdedikasi dengan pengetahuan tentang budaya dan bahasa Indonesia untuk dapat memproses laporan tentang konten yang berhubungan dengan teroris lebih cepat dan akurat," kata Durov dalam sebuag pos di Telegram, seperti dikutip Associated Press.

Telegram telah menghadapi kritik dari pemerintah di seluruh dunia lantaran aplikasi pesan terenkripsi itu telah menjadi aplikasi yang sering digunakan oleh teroris. Dorov sendiri secara terbuka menolak untuk membuat aplikasi yang dapat digunakan oleh pihak berwenang untuk mengakses pesan terenkripsi, dengan alasan bahwa hal itu dapat merusak privasi dan keamanan bagi jutaan pengguna.

"Telegram sangat terenkripsi dan berorientasi pada privasi, tapi kami bukan teman teroris, setiap bulan kami memblokir ribuan saluran publik yang terkait dengan ISIS," kata Durov seperti dikutip The Wall Street Journal.

Recent Posts

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

43 menit yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

7 jam yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

8 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

9 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

9 jam yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

9 jam yang lalu