Monitor, Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus melaksanakan program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di seluruh Indonesia, dengan membangun lembaga penyalur resmi. Langkah ini agar harga BBM jenis premium dan solar subsidi di seluruh wilayah Indonesia sama seperti yang ditetapkan pemerintah.
Direktur Pemasaran Pertamina M. Iskandar mengatakan, pihaknya menargetkan 46 titik atau lokasi pembangunan lembaga penyalur resmi BBM pada 2017. Pertamina sudah membangun 11 titik hingga Mei 2017.
"BBM satu harga masih progress sesuai road map 2017 46 titik. Ini nanti di akhir tahun banyak yang beroperasi progress-nya bulan ke bulan maju," kata Iskandar, di Jakarta, Senin (29/5) kemarin.
Iskandar melanjutkan, saat ini pembangunan lembaga penyalur resmi BBM, di antaranya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Agen Premium Minyak Solar (APMS), sedang dilakukan di wilayah terpencil, sehingga realisasi lembaga penyalur resmi yang beroperasi pada 2017 masih minim.
"Banyak pembangunan fisik di lokasi terpencil tersebut, perlu waktu mobilisasi, sarana transportasi membutuhkan effort tinggi," imbuh Iskandar.
Menurut Iskandar, jumlah penyalur BBM resmi akan terus bertambah. Diperkirakan akan banyak yang beroperasi setelah Agustus 2017, karena pembangunan penyalur resmi BBM telah selesai.
"Sesuai komitmen 46 titik akan terakumulasi bulan 8 (Agustus). Progress kami dalam waktu dekat ada yang beroperasi," tutur Iskandar.
Seperti diketahui, program BBM satu harga di seluruh Indonesia merupakan upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memberikan keadilan bagi masyarakat Indonesia yang berada di wilayah terpencil, terluar dan terjauh.(HS)
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, menyoroti denda dan pencabutan izin…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri…
MONITOR, Jakarta - Visi utama penyelenggaraan haji 2026, yakni haji yang berkeadilan, berempati, dan berpihak…
MONITOR, Jakarta - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, menegaskan bahwa potensi besar…
MONITOR, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan (SSR) mengecam keras pernyataan Wakil…