Monitor, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan mengaku prihatin dan miris atas ditangkapnya oknum pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT).
"Sangat prihatin banyak lembaga negara kena masalah seperti DPR, DPD sekarang BPK. Kok ya masih ada saja pelaku-pelaku korupsi di lembaga negara," katanya, dalam keterangan tertulis MPR, Senin (29/5).
Zulkifli mengimbau agar pejabat publik benar-benar serius dan sungguh sungguh menjaga kredibilitas lembaga agar publik tetap percaya.
"Jangan sampai kepercayaan publik makin tergerus. Mudah-mudahan kejadian kali ini bisa betul-betul dijadikan pelajaran agar tidak terulang lagi di masa datang," tuturnya.
Sebelumnya, pada Jumat (26/5) malam, Sekjen BPK Hendar Ristriawan membenarkan ada pejabat BPK yang dibawa oleh petugas KPK. Mereka datang ke Gedung BPK di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada pukul 15.12 WIB.
"Benar, ada dua orang pejabat dan satu staf dari BPK dibawa oleh KPK dari gedung ini. Ini sialnya RS," kata Hendar.
MONITOR, Jakarta - Dengan aset yang telah mencapai Rp7,9 triliun, Bank Kaltimtara dinilai memiliki potensi…
MONITOR, Jakarta - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Informasi Pusat periode 2026–2030 resmi mengumumkan…
MONITOR, Jakarta - Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur mengatakan indeks…
MONITOR, Jakarta - Organisasi Forum Ekonomi Dunia (World Economy Forum/WEF) mendukung penuh pelaksanaan Ocean Impact…
MONITOR, Jakarta - Pendekatan ekoteologi yang dikembangkan Kementerian Agama sejalan dengan langkah tegas Presiden dalam…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya dalam memastikan investasi yang masuk ke Indonesia tidak…