Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima. (Ist)
MONITOR, Jakarta – Dengan aset yang telah mencapai Rp7,9 triliun, Bank Kaltimtara dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM dan usaha menengah. Hal ini disampaikan Aria Bima dalam kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke Bank Kaltimtara, Balikpapan, Kalimantan Timur.
“Dengan aset Rp7,9 triliun, ini sudah luar biasa jika dimaksimalkan sebagai sumber pembiayaan kredit UMKM dan usaha menengah,” ujar Aria di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (22/1/2026).
Ia menyebutkan bahwa periode 2026–2027 akan menjadi momentum penting bagi Bank Kaltimtara dalam memperluas peran pembiayaan, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di Kalimantan Timur.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa meskipun jumlah UMKM di Kalimantan Timur tidak sebanyak daerah lain, peran Bank Kaltimtara tetap krusial dalam menopang berbagai sektor ekonomi strategis.
“Kami banyak kegiatan di sektor pertambangan, perkebunan, oil and gas, dan pelayaran. Bank Kaltimtara hadir untuk menopang semua itu,” katanya.
MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…
MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya berbicara soal pentingnya revisi Undang-Undang…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali melaksanakan pemeliharaan rutin di Ruas Jalan…