Konsumsi Pertalite di DKI, Jabar dan Banten Naik 33 Persen

Ilustrasi: SPBU Pertamina

MONITOR, Jakarta – Minat masyarakat terhadap bahan bakar minyak jenis Pertalite semakin meningkat. Hal ini terlihat dari pertumbuhan konsumsi Pertalite di provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten yang naik hingga 33% pada Agustus 2018 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Menurut Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati, kenaikan konsumsi Pertalite terjadi paling besar di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. “Wilayah lainnya juga mengalami kenaikan namun di dua wilayah ini yang paling pesat pertumbuhannya,” ujarnya.

Dian menambahkan pertumbuhan konsumsi Pertalite utamanya didorng oleh kesadaran masyarakat untuk menggunakan bahan bakar dengan kualitas yang lebih baik. Hal ini juga didorong oleh karakter mesin kendaraan masa kini yang mensyaratkan BBM dengan kualitas yang lebih tinggi.

“Minat masyarakat yang semakin tinggi ini juga kami imbangi dengan peningkatan pelayanan seperti pengiriman dan kualitas pelayanan di SPBU,” tambahnya.

Selain itu, Pertamina juga menggelar program Berkah Energi Pertamina (BEP) sebagai apresiasi kepada konsumen yang setia menggunakan BBM berkualitas. Program ini merupakan undian dengan beragam hadiah seperti umroh, Mercedes Bens, Harley Davidson, Innova, NMax dll yang hanya bisa diikuti oleh konsumen yang membeli produk Pertamina non subsidi.

“Program ini berlaku di seluruh SPBU se-Indonesia dan bisa diikuti dengan download aplikasi MyPertamina di ponsel. Hingga saat ini sudah ribuan orang yang mengikuti program tersebut, namun karena masa programnya hingga tahun depan, jadi masih banyak kesempatan untuk ikut serta,” tambahnya.

Dian juga mengatakan, bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai program BEP atau menyampaikan keluhan mengenai layanan Pertamina, bisa menghubungi Contact Pertamina di nomor 1500 000.