MONITOR, Jakarta – Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (Kepala UKP-PIP) bersama dengan Yayasan Cipta Asa Nusantara dan Cipta Olah Persada (COP) akan melakukan gelaran 'Nyanyian Indonesia', sebuah pertunjukkan pergelaran seni tari dan lagu-lagu daerah nusantara.
Kegiatan yang melibatkan ribuan pemuda dari unsur perguruan tinggi dan sekolah itu akan dilaksanakan Selasa (24/10), Pukul 12.30, di Sentul International Convention Center (SICC) Sentul City, Bogor.
Pada pergelaran ini COP sendiri bertindak sebagai penggerak dan pelatih nyanyi serta tarian budaya Indonesia yang telah berdiri hampir 30 tahun lamanya. Namun, COP bukanlah sanggar seni tari atau seni suara.
"Ini kumpulan para mahasiswa dan mahasiswi di Indonesia yang mau menyisihkan waktunya untuk mempelajari latar belakang seni budaya kita, baik itu lagu daerah maupun dan tarian adat. Sebagian besar anggota COP memang para sarjana S-1 maupun S-2 yang mau mengambil waktu khusus untuk mengabdikan dirinya menyajikan bentuk pementasan tarian dan nyanyian daerah semacam ini," ujar Yudi Latief, Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (Kepala UKP-PIP), dalam siaran pers, Kamis (19/10).
Yudi mengatakan, pergelaran tersebut memang dirancang sejak awal untuk anak-anak muda agar mau mempelajari seni dan budaya Indonesia dengan menjadi pelaku seni dan pelaku budaya secara langsung.
Tujuan utamanya, lanjut dia, untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dengan merajut kebhinekaan di antara generasi muda.
