MONITOR Jakarta – Pemprov Banten memperkirakan membutuhkan anggaran sedikitnya Rp 300 miliar untuk membantu revitalisasi kawasan Banten Lama. Anggaran tersebut dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur penunjang zona inti kawasan cagar budaya Banten Lama, seperti jalan akses dan lahan parker. Selain itu juga untuk kebutuhan membiayai pekerjaan menjaga kebersihan di kawasan Banten Lama, seperti untuk pengadaan armada kebersihan plus personil pekerjanya.
Gubernur Banten, Wahidin Halim usai menghadiri rapat paripurna DPRD Banten tentang Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam rangka HUT RI di gedung DPRD Banten, Rabu (16/8) menuturkan, "Fungsi pemprov di sini kan membantu. Jadi concern kita ya di hal-hal yang bersifat penunjang. Untuk kawasan intinya sendiri, sesuai aturan itu kewenangan (pemerintah) pusat melalui Pemkot Serang,"
Menurut Wahidin, kebutuhan anggaran tersebut akan dianggarkan secara bertahap di APBD Banten mulai dari APBD 2017 Perubahan yang kini tengah dibahas pengajuannya oleh DPRD untuk disahkan pada sekitar bulan September mendatang.
" Dan angka itu juga masih terus kita hitung dan sesuaikan, Belum fix. Itu baru hitung-hitungan yang kita lakukan sejauh ini," tambah Wahidin.
Senada itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy selaku koordinator program revitalisasi Banten Lama Pemprov Banten, mengatakan, sesuai dengan ketentuan kewenangan yang ditindaklanjuti dengan MoU atau kesepakatan bersama Pemprov dengan Kota dan Kabupaten Serang, master plan revitalisasi Banten Lama menjadi kewenangan Pemkot Serang di bawah koordinasi pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaani. Pemprov Banten sendiri akan melakukan program-program bantuan dalam pekerjaan revitalisasi Banten Lama tersebut.
"Master plan-nya itu Kota Serang. Kalau pemprov konsentrasinya di ranah pembantuan di wilayah-wilayah penunjang kawasan Banten Lama," ujar Andika.
Meski begitu, kata Andika, program pembantuan pada revitalisasi Banten Lama tersebut menjadi salah satu prioritas Pemprov Banten saat ini, di luar prioritas utama lainnya yang mendasar, seperti kebutuhan sarana infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Revitalisasi Banten Lama menjadi prioritas karena, menurut dia, Banten Lama memiliki nilai ekonomi, politik dan sejarah yang tidak kecil bagi warga dan seluruh stake holder daerah di Banten.
"Semua kita tahu bagaimana Banten Lama memiliki nilai sejarah dan politik yang tinggi bagi Banten. Dan secara ekonomi, Banten Lama adalah potensi pariwisata yang sangat bisa menggerakan perekonomian warga dan daerah. Jadi jelas Pak Gubernur dan saya selaku pimpinan pemerintah daerah punya kepentingan yang besar atas keberhasilan revitalisasi Banten Lama untuk kemajuan Banten," ujarnya.
