HKTI Lumajang Dorong Hilirisasi Pertanian, PAC di 21 Kecamatan Diminta Dampingi Petani

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian dan inovasi pangan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal serta kesejahteraan petani. Penguatan agenda tersebut menjadi salah satu fokus setelah pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) HKTI di seluruh kecamatan di Kabupaten Lumajang.

Ketua DPC HKTI Kabupaten Lumajang, HM. Jamaluddin, mengatakan potensi pertanian daerah, mulai dari hortikultura, tanaman pangan hingga perkebunan, perlu dikelola dengan strategi yang mampu memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi petani.

“Sektor pertanian Lumajang memiliki potensi yang sangat luar biasa, mulai dari komoditas hortikultura, pangan, hingga perkebunan. Namun, petani kita tidak boleh terus-menerus bergantung pada penjualan hasil panen mentah. HKTI Lumajang mendorong penuh terciptanya hilirisasi produk pertanian agar nilai tambah dari komoditas lokal dapat dinikmati langsung oleh para petani kita,” ujar Jamaluddin.

Menurut dia, hilirisasi perlu disertai inovasi dan modernisasi pengolahan pangan. Penerapan teknologi tepat guna, perbaikan penanganan pascapanen, pengolahan yang higienis, serta pengemasan yang kompetitif dinilai dapat memperluas akses pasar produk pertanian Lumajang.

- Advertisement -

Jamaluddin juga menekankan pentingnya peran pengurus PAC HKTI di 21 kecamatan untuk mendampingi petani, memperkenalkan teknologi, mendorong keterlibatan generasi muda, serta membuka kemitraan antara kelompok tani, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan industri pangan.

“Inovasi pangan adalah kunci keberlanjutan. PAC HKTI di 21 kecamatan se-Kabupaten Lumajang harus hadir sebagai garda terdepan untuk mendampingi petani, memfasilitasi akses teknologi, merangkul generasi muda tani (petani milenial), serta membangun jaringan kemitraan antara kelompok tani dengan pelaku UMKM dan industri pangan,” tegasnya.

Pengukuhan pengurus PAC tersebut diharapkan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan sekaligus meningkatkan kapasitas HKTI dalam memperjuangkan kepentingan petani. HKTI Lumajang juga mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah unsur pemerintah, legislatif, organisasi pertanian, dunia usaha, serta kelompok tani. Di antara undangan yang tercantum dalam siaran pers adalah Bupati Lumajang Indah Amperawati, anggota DPR RI Kawendra Lukistian, perwakilan Kementerian Pertanian, jajaran pengurus HKTI, unsur TNI dan Polri, organisasi kepemudaan dan dunia usaha, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani dan gabungan kelompok tani.

Melalui penguatan organisasi di tingkat kecamatan, HKTI Lumajang diharapkan tidak hanya menjadi wadah konsolidasi petani, tetapi juga berperan nyata dalam memperluas akses teknologi, pembiayaan, pengolahan pascapanen, dan pasar bagi produk pertanian lokal.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER

BERITA TERKINI