MONITOR, Jakarta – Madrasah binaan Kementerian Agama berhasil memperoleh lisensi menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP), salah satu sistem pendidikan pra-universitas paling bergengsi di dunia. Capaian ini diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong.
MAN IC Serpong kini menjadi bagian dari jaringan sekolah dunia penyelenggara IB atau dikenal sebagai IB World School. Madrasah ini sejajar dengan ribuan sekolah unggulan di Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Singapura, dan berbagai negara maju lainnya. Kesempatan lulusan MAN IC Serpong untuk kuliah di berbagai kampus ternama di dunia juga makin terbuka.
”Tidak gampang ya untuk menjadi IB itu. Apa itu IB Internasional Baccalaureate? Jadi nanti kalau anak-anak kita lulus di sini nanti ada sertifikat IB-nya. Dia mau pilih perguruan tinggi manapun di seluruh dunia itu bisa langsung masuk. Ini satu penghargaan yang luar biasa,” ujar Menag Nasaruddin Umar saat memberikan Penguatan Madrasah Mendunia dan Penyerahan Sertifikat IBDP di MAN IC Serpong, Tangsel, Jumat, (22/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Menag menyerahkan sertifikat IBDP kepada Kepala MAN IC Serpong Hilal Najmi. Hadir menyaksikan, Kepala Staf Kepresidenan, Bapak Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno, para Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Agama, jajaran Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Thobib Al Asyhar, serta para kepala MAN IC seluruh Indonesia.
Menurut Menag, pencapaian ini bukti nyata bahwa pendidikan kelas dunia kini semakin terbuka bagi anak-anak Indonesia, termasuk dari jalur madrasah negeri. “Ini membuktikan bahwa pendidikan bertaraf global bukan hanya milik sekolah elite berbiaya mahal. Madrasah negeri Indonesia juga mampu berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik dunia,” tegas Menag.
International Baccalaureate (IB) selama ini dikenal sebagai sistem pendidikan yang digunakan banyak sekolah elite dunia untuk mempersiapkan siswa masuk universitas top global, misalnya: Harvard, Oxford, Cambridge, NUS, hingga University of Toronto dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge, Amerika Serikat. Lebih dari sekadar kurikulum, IB dikenal sebagai sistem pendidikan yang membentuk siswa agar mampu berpikir kritis, melakukan riset, memecahkan masalah nyata, bekerja lintas budaya, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Di tingkat internasional, hanya sekitar 3.900 sekolah menengah atas di seluruh dunia yang berhasil mendapatkan izin resmi menyelenggarakan program IBDP. Di Indonesia sendiri, ada 55 sekolah yang berhasil mencapainya. MAN IC Serpong menjadi madrasah pertama di Indonesia yang berhasil menembus standar tersebut.
Keberhasilan ini sekaligus mematahkan anggapan lama bahwa pendidikan internasional hanya dapat diakses kelompok tertentu. Kini, siswa madrasah negeri Indonesia juga memiliki kesempatan belajar dengan standar global yang sama seperti pelajar di berbagai negara maju.
Pencapaian MAN IC Serpong temasuk luar biasa karena prosesnya relatif cepatan. Sekolah pada umumnya membutuhkan waktu tiga hingga lima tahun untuk mendapatkan pengakuan resmi sebagai penyelenggara IB karena standar akademik, kualitas guru, budaya belajar, hingga tata kelola sekolah yang ketat. Namun, MAN IC Serpong berhasil mencapai hal ini dalam waktu satu tahun, sejak memulai proses pada Mei 2025 hingga resmi diakui pada Mei 2026.
Menag menargetkan MAN IC di seluruh Indonesia, serta sejumlah MAN Unggulan, misalnya: MAN 2 Kota Malang, MAN 4 Jakarta, MAN 2 Pekanbaru, MAN 2 Kudus, dan MAN 2 Makassar, juga dapat meraih capaian IB. ”Kita ada 24 MAN IC seluruh Indonesia, dan Insya Allah melalui yayasan yang mendampingi kami nanti kita targetkan dalam waktu tidak lama seluruh MAN IC itu nanti akan menjadi IB,” ujar Menag.
Pencapaian tersebut lahir dari sinergi kuat antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) sebagai mitra strategis pendamping transformasi sekolah global.
KSP: Madrasah Mendunia Selaras Asta Cita
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengapresiasi keberhasilan MAN IC Serpong meraih IBDP. Dia menegaskan bahwa penguatan madrasah menjadi bagian dari pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas.
“Pemerintah berdiri di belakang setiap ikhtiar yang sungguh-sungguh untuk memajukan pendidikan anak bangsa. Kegiatan hari ini adalah penegasan arah besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” kata Dudung.
Ia menyebut madrasah memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual di tengah tantangan perkembangan teknologi dan digitalisasi global. Dudung menilai kemajuan teknologi di sejumlah negara tidak selalu diiringi dengan penguatan etika dan kehidupan sosial. Karena itu, menurut dia, madrasah berperan penting menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter.
“Madrasah bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi tempat pembentukan kepribadian dan peradaban,” ujarnya.
Ia mengatakan arah pembangunan pendidikan yang didorong pemerintah sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menyiapkan generasi pekerja keras, disiplin, jujur, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa. Penguatan program madrasah bertaraf internasional dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat daya saing global pelajar Indonesia.
“Madrasah yang mendunia harus mampu menjadi pusat lahirnya generasi Indonesia Emas yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kokoh dalam iman dan akhlak,” jelasnya.
“Kontribusi madrasah menjadi bagian penting dalam mendukung agenda Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia maju dan berdaulat,” tandasnya.
