Milad ke-36 Yayasan Pesantren Al Karimiyah, Jumat (24/4/2026).
MONITOR, Depok – Yayasan Pesantren Al Karimiyah menandai perjalanan lebih dari tiga dekade pengabdian dalam dunia pendidikan dan dakwah melalui perayaan Milad ke-36. Mengusung tema “Melangkah Bersama, Menguatkan Ukhuwah, Membangun Masa Depan,” yang dilaksanakan pada Jum’at (24/4/2026).
Momentum Milad ke-36 ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang refleksi atas perjalanan panjang sekaligus peneguhan arah strategis pesantren ke depan.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Karimiyah, Ahmad Damanhuri, menegaskan bahwa usia ke-36 mencerminkan fase kematangan institusi dalam menjaga amanah umat. Dalam pandangannya, kekuatan pesantren tidak semata terletak pada sistem pendidikan, melainkan pada kohesi sosial dan nilai ukhuwah yang terus dirawat.
“Di usia yang ke-36 ini, kami ingin menegaskan bahwa Al Karimiyah bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan sebuah keluarga besar. Dengan ‘melangkah bersama’, kita mengokohkan fondasi ukhuwah untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat demi masa depan bangsa,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Milad ke-36, Gus Nahdo, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini dirancang inklusif dengan melibatkan seluruh elemen—mulai dari santri, mahasiswa, alumni, hingga wali santri. Pendekatan ini dimaksudkan untuk memperkuat jejaring sosial dan memperluas kolaborasi lintas generasi.
“Kami ingin Milad ini menjadi milik bersama. Fokus utamanya adalah penguatan ukhuwah. Seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk menyambung silaturahmi sekaligus membangun sinergi baru bagi kemajuan pesantren,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan Milad ke-36 meliputi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, istighosah dan doa bersama, santunan anak yatim, serta penampilan seni gambus oleh alumni. Agenda tersebut mencerminkan integrasi antara dimensi spiritual, sosial, dan kultural yang menjadi ciri khas tradisi pesantren.
Didirikan lebih dari 36 tahun lalu, Yayasan Pesantren Al Karimiyah terus bertransformasi sebagai pusat pendidikan Islam yang moderat dan adaptif terhadap perubahan zaman. Melalui kombinasi kurikulum pesantren salaf dan pendidikan formal modern, lembaga ini berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya religius, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan di berbagai sektor.
Saat ini, di bawah naungannya telah berkembang berbagai unit pendidikan mulai dari PAUD, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, hingga perguruan tinggi. Ekspansi ini menegaskan posisi Al Karimiyah sebagai ekosistem pendidikan yang terintegrasi, sekaligus menjadi bagian penting dalam penguatan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keislaman yang inklusif dan berdaya saing.
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti praktik penagihan utang oleh pihak…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menyoroti insiden tewasnya seorang pelajar…
MONITOR, Ciputat - Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menorehkan capaian strategis dalam penguatan…
MONITOR, Denpasar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat sektor…
MONITOR, Bandar Lampung - Unit Kemasan Bersama (UKB) Kota Bandar Lampung kian menegaskan perannya sebagai…