HUKUM

Sidang Perdana Korupsi Satelit Navayo Digelar di Jakarta, Tiga Terdakwa Dihadapkan ke Pengadilan Militer

MONITOR, Jakarta – Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan satelit Navayo periode 2012–2021 resmi digelar di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Selasa (31/3/2026). Persidangan berlangsung di ruang sidang utama yang berlokasi di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Dalam perkara ini, tiga terdakwa yang dihadirkan yakni Laksda TNI (Purn) Ir. Leonardi, M.Sc, Thomas Anthony Van Der Heyden (warga negara Amerika Serikat), serta Gabor Kuti Szilard (warga negara Hungaria) yang saat ini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Majelis hakim yang memimpin sidang diketuai oleh Mayjen TNI Arwin Makal, SH, MH, dengan anggota Marsda TNI Mertusin, SH, MH, dan Laksda TNI Dr. Nur Sari Bahtiana, SH, MH. Sementara itu, tim penuntut koneksitas merupakan gabungan antara Oditur Militer dan Jaksa Penuntut Umum dari Jampidmil Kejaksaan Agung RI.

Dalam sidang perdana, jaksa membacakan surat dakwaan yang menyebut para terdakwa diduga melakukan perbuatan melawan hukum dalam proses pengadaan satelit yang tidak transparan dan tidak akuntabel. Perusahaan Navayo International AG yang ditunjuk dalam proyek tersebut dinilai tidak memenuhi spesifikasi sesuai kontrak, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara.

Terdakwa Leonardi didampingi tim penasihat hukum dari TNI Angkatan Laut dan penasihat hukum sipil. Sementara terdakwa Thomas Anthony Van Der Heyden juga mendapat pendampingan dari tim penasihat hukum sipil.

Melalui persidangan ini, TNI menegaskan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum yang transparan, profesional, dan akuntabel. Selain itu, TNI juga menyatakan akan terus memberikan penghargaan kepada prajurit berprestasi serta menjatuhkan sanksi tegas terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggotanya.

Sidang lanjutan dijadwalkan dalam waktu dekat dengan agenda pemeriksaan saksi serta pembuktian dari pihak penuntut.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Karhutla Bisa Diantisipasi, Jangan Tunggu Bencana Baru Bergerak

MONITOR, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dicegah sebelum meluas, bukan baru ditangani…

3 jam yang lalu

GPK Desak Polemik Pemakzulan Gibran Diakhiri, DPR Diminta Fokus pada RUU Perampasan Aset dan Pemilu

MONITOR, Jakarta - Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) meminta DPR dan pemerintah tidak membiarkan polemik pemakzulan…

7 jam yang lalu

Ekonomi Biru Bisa Buka 45 Juta Lapangan Kerja, Hilirisasi Jadi Kunci

MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang diperkirakan mencapai 1,4 triliun dolar AS…

9 jam yang lalu

Menag Apresiasi Kerja Kehumasan ASN Kemenag atas Raihan Top GPR Figure Award 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara…

15 jam yang lalu

Jasa Marga Raih Top 10 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat 10 dalam ajang Danantara…

15 jam yang lalu

Mahasiswa UIN Jakarta dan UI ungkap Model Keberlanjutan Wakaf Rumah Sakit di GLOW 2026

MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…

1 hari yang lalu