DAERAH

Jelang Ramadan, Polda Banten Gelar Operasi Keselamatan Maung 2026

MONITOR, Serang – Kepolisian Daerah (Polda) Banten resmi memulai pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026 dengan menggelar Apel Gelar Pasukan di Mapolda Banten. Dalam operasi yang dilaksanakan menjelang bulan Ramadan ini, Polda Banten menurunkan ratusan personel untuk mendukung kelancaran kegiatan.

Apel gelar pasukan digelar di Lapangan Apel Mapolda Banten, Senin (2/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya Operasi Keselamatan Maung 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini melibatkan sebanyak 460 personel dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara humanis, edukatif, dan profesional melalui pemanfaatan teknologi informasi. Apel dipimpin oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan selaku Inspektur Upacara.

“Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Maung 2026 merupakan momentum penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan agar operasi berjalan optimal, profesional, dan humanis. Dengan kesiapan yang matang dan sinergi yang solid, kami optimistis Operasi Keselamatan Maung 2026 mampu menjawab kompleksitas permasalahan lalu lintas di wilayah hukum Polda Banten, terutama menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Brigjen Hendra.

Lebih lanjut, Hendra memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2025 yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penindakan pelanggaran lalu lintas. Ia menyebut penindakan melalui sistem elektronik mengalami lonjakan tajam dibandingkan tahun sebelumnya.

“Berdasarkan perbandingan jumlah pelanggaran lalu lintas, tercatat penindakan melalui E-TLE mencapai 2.787 pelanggaran atau meningkat 120 persen. Sementara itu, tilang manual sebanyak 1.781 pelanggaran serta 8.533 teguran lisan dan tertulis. Meski jumlah kecelakaan lalu lintas menurun 15 persen, tingkat fatalitas korban justru meningkat 47 persen,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa persoalan keselamatan berlalu lintas masih memerlukan perhatian dan penanganan yang lebih serius serta berkesinambungan, khususnya terkait rendahnya tingkat disiplin dan kesadaran masyarakat.

“Khususnya pengguna sepeda motor yang menjadi penyumbang terbesar pelanggaran dengan 1.132 pelanggar dan 23 kasus kecelakaan. Data ini menjadi perhatian serius bagi kita semua bahwa keselamatan berlalu lintas masih membutuhkan penanganan yang konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.

Adapun sasaran Operasi Keselamatan Maung 2026 diarahkan pada berbagai potensi pelanggaran yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas, di antaranya penggunaan telepon genggam saat berkendara, tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman, pengemudi di bawah umur, melawan arus, melebihi batas kecepatan, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi, serta pemanfaatan kendaraan pribadi sebagai angkutan umum.
 

Recent Posts

Tinjau Peserta TIH, Menaker Minta Buktikan Keunggulan Produk

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta peserta Talent and Innovation Hub (TIH) memastikan…

6 jam yang lalu

Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta - Di tengah bentang Samudra Hindia, Pulau Siberut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra…

18 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Subkultur Pesantren Menjadi Identitas dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa…

23 jam yang lalu

Analis: Listyo Sigit di KSP Perkuat Perspektif Keamanan dalam Pengawalan Pembangunan

MONITOR, Jakarta - Perpindahan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri ke Kepala Staf…

23 jam yang lalu

Panen Padi Temanggung Tembus 10,2 Ton/Ha, Komisi IV DPR dorong Pemupukan Berimbang

MONITOR, Temanggung - Produktivitas padi di demplot seluas 5 hektare di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto,…

1 hari yang lalu

Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Pastikan Antrean Lebih Akurat

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya meningkatkan akurasi, transparansi, dan kualitas pelayanan ibadah haji, Menteri bersama…

1 hari yang lalu