PARLEMEN

Prof. Rokhmin: Swasembada Pangan Harus Mencakup Protein Hewani

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa swasembada pangan nasional tidak hanya berfokus pada pemenuhan karbohidrat, tetapi juga harus mencakup ketersediaan protein hewani yang aman dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (30/1/2026).

Menurut Prof. Rokhmin, swasembada protein, khususnya yang bersumber dari sektor peternakan, merupakan bagian penting dari ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi perhatian Presiden Prabowo. Pemenuhan protein hewani dinilai krusial untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung kesejahteraan peternak.

“Berbicara swasembada pangan itu bukan hanya karbohidrat, tetapi juga swasembada protein. Salah satu sumber protein utama adalah dari ternak,” ujarnya.

Ia menambahkan, swasembada pangan tidak cukup hanya dilihat dari sisi kuantitas produksi, melainkan juga harus menjamin aspek keamanan pangan (food safety). Produk peternakan yang beredar di masyarakat harus dipastikan aman, sehat, dan layak konsumsi.

Dalam konteks tersebut, Guru Besar IPB University menilai keberadaan BBVet memiliki peran strategis dalam mendukung sistem pangan nasional, khususnya melalui fungsi pengawasan, pengujian, dan pencegahan penyakit hewan.

Prof. Rokhmin juga mengapresiasi BBVet Wates yang telah ditetapkan sebagai pusat rujukan veteriner untuk kawasan ASEAN. Selain itu, sertifikat yang diterbitkan oleh BBVet Wates disebut telah mendapat pengakuan di tingkat internasional.

“Ini menunjukkan bahwa kapasitas dan kualitas kerja BBVet Wates sudah diakui secara global. Dalam konteks ini, kinerjanya cukup bagus dan patut kita syukuri,” katanya.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya penguatan peran balai veteriner agar semakin optimal dalam mendukung swasembada protein hewani dan ketahanan pangan nasional ke depan.

Recent Posts

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

4 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

7 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

8 jam yang lalu

Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Jadi Pencipta Solusi melalui Kewirausahaan

MONITOR, Bandung - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa mengembangkan…

8 jam yang lalu

Panen Demplot ExtraGen di Malang Tembus 12,5 Ton per Hektare, Pemkab Siapkan Pengembangan Lebih Luas

MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…

24 jam yang lalu