PENDIDIKAN

Sutan Ahyar Rajabi, Ketua Komisariat PMII UID Jadi Wisudawan Terbaik ke-19

MONITOR, Jakarta – Gelaran Wisuda ke-19 Universitas Islam Depok (UID) pada Sabtu (17/01/2026) menjadi momen istimewa bagi Sutan Ahyar Rajabi. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Program Sarjana ini resmi dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik, membuktikan bahwa dedikasi di organisasi berjalan selaras dengan prestasi akademik.

​Sutan, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UID, terpilih bukan hanya karena raihan indeks prestasinya yang gemilang, namun juga karena penilaian aspek non-akademik yang sangat menonjol.

​Selain memimpin PMII, Sutan memiliki rekam jejak kepemimpinan yang panjang sebagai Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Depok periode 2023-2025. Pengalaman memimpin organisasi tertinggi di tingkat universitas tersebut diakui menjadi faktor penting dalam pembentukan karakter dan kompetensinya selama masa studi.

​Rektor Universitas Islam Depok, Dr. KH. Ahmad Damanhuri, MA dalam sambutannya memberikan apresiasi khusus bagi para aktivis yang mampu berprestasi. “Keberhasilan Sutan sebagai wisudawan terbaik adalah bukti bahwa kesibukan berorganisasi bukanlah penghalang untuk mencapai puncak prestasi akademik. Ini adalah contoh nyata bagi mahasiswa lain bahwa aktivis bisa unggul di segala bidang,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Kemahasiswaan dan Alumni, Alip Nuryanto menyebutkan bahwa bakat akademik dan non akademik sutan sudah nampak sejak awal menjadi mahasiswa. “Ketekunan dan kedisiplinannya mengantarkannya menjadi pribadi mahasiswa yang tangguh ditengah keterbatasan yang ada”, tambahnya. 

“Sutan juga menjadi salah satu mahasiswa yang mengikuti program KKN Internasional di Malaysia dan Thailand tahun 2025. Ini menunjukkan bahwa jaringan yang ia bangun tidak hanya tingkat nasional namun juga internasional”, tambah pria yang juga menjadi Mabinkom PMII UID. 

​Sutan mengaku bangga dapat membawa nama baik organisasinya di panggung wisuda. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan yang ia dapatkan di PMII dan pengalaman manajerial di DEMA justru memudahkannya dalam mengelola waktu dan tanggung jawab perkuliahan.

​”Penghargaan ini saya dedikasikan untuk kedua orang tua dan rekan-rekan seperjuangan di PMII serta DEMA UID. Organisasi adalah sekolah kepemimpinan yang mendewasakan cara berpikir saya, sementara perkuliahan adalah fondasi intelektual saya. Keduanya saling melengkapi,” tutur Sutan dengan penuh rasa syukur.

​Penetapan Sutan sebagai wisudawan terbaik diharapkan dapat memotivasi seluruh mahasiswa Universitas Islam Depok untuk terus aktif berkontribusi dalam organisasi tanpa mengesampingkan kewajiban studi.

Recent Posts

Dari Timah ke Kopi Liberika, Harapan Baru Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung

MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…

1 jam yang lalu

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…

2 jam yang lalu

Hari Kemerdekaan: Masihkah Dua Puluh Persen untuk Pendidikan

Maria Ulfa(Dosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)…

3 jam yang lalu

Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI di Monas Jadi Panggung Perkuatan Ekonomi UMKM

MONITOR, Jakarta — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan salah satunya…

1 hari yang lalu

Respon Pidato Prabowo, Prof Rokhmin: Pertumbuhan Ekonomi Harus Berujung pada Lapangan Kerja dan Kesejahteraan

MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…

2 hari yang lalu