SUMATERA

Bantu Korban Bencana, Ribuan Taruna KKP Bersihkan Lumpur di Wilayah Sumatra

MONITOR, Jakarta – Taruna Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan kesiapan penuh untuk membantu korban bencana di Sumatra dengan turun langsung ke lokasi terdampak. Para taruna diterjunkan KKP sebagai bagian dari dukungan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Muhammad Ridho, salah satu Taruna Politenik AUP, mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang bisa berperan langsung membantu proses rekontruksi bencana. Baginya, penugasan ini menjadi bentuk tanggung jawab dalam membantu masyarakat.

“Saya siap 100 persen sebagai taruna yang diterbangkan ke Sumatra untuk membantu para korban terdampak bencana. Kami akan sekuat tenaga membantu Pemerintah,” kata Ridho dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Dia menuturkan, para taruna akan berkontribusi secara langsung melalui bantuan tenaga di lapangan. Selain itu, mereka juga akan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus untuk membantu penanganan korban terdampak bencana.

Adapun, para taruna tersebut membawa sejumlah peralatan dan perlengkapan pendukung untuk kegiatan di lapangan, seperti tali, sarung tangan, dan sepatu khusus. Selain itu, disiapkan pula berbagai alat bantu sederhana yang digunakan untuk mendukung kegiatan pembersihan.

Sebagai informasi, KKP baru-baru ini menerjunkan 1.142 taruna dari berbagai satuan pendidikan vokasi KKP ke lokasi bencana di Sumatra. Langkah tersebut bertujuan untuk membantu mempercepat penanganan wilayah bencana, khususnya pembersihan lokasi-lokasi yang tidak terjangkau alat berat.

“Saya sudah ke sana dan medannya sangat luar biasa. Kami sudah memberikan pembekalan pada mereka. Tugasnya banyak, salah satunya membantu membersihkan lumpur karena lumpur di sana tinggi-tinggi,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat melepas para taruna di Halim beberapa waktu lalu.

Dia juga menegaskan bahwa pengerahan taruna merupakan wujud komitmen kehadiran negara di tengah masyarakat. Dirinya juga menyatakan kesiapan KKP untuk menambah jumlah taruna yang diterjunkan apabila dibutuhkan.

Recent Posts

UU PPRT Diharap Jamin Hak Hingga Tingkatkan Harkat dan Martabat PRT

MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…

2 jam yang lalu

DPR Soroti Kenaikan Harga Minyak Goreng Hingga BBM yang Beratkan Rakyat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…

3 jam yang lalu

Unhan RI Kukuhkan Prof. Aris Sarjito sebagai Guru Besar, Tegaskan Keniscayaan Modernisasi Pertahanan

MONITOR, Bogor - Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Aris…

9 jam yang lalu

Kementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa ke Ghana

MONITOR, Semarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Swiss Import Promotion…

11 jam yang lalu

Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan 24 Jam di Madinah, Sistem Rujukan Rumah Sakit Siaga untuk Jemaah Haji 2026

MONITOR, Madinah — Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di…

11 jam yang lalu

DPR Sahkan UU PPRT, Ketua Komisi XIII DPR: Ini Komitmen Tinggi Memanusiakan Manusia

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyambut baik disahkannya Undang-undang Pelindungan…

13 jam yang lalu