PEMERINTAHAN

Percepat Pemulihan Bencana, KKP Kirim 1.142 Taruna ke Sumatra

MONITOR, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerjunkan 1.142 taruna ke Provinsi Aceh dan Sumatera Barat untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Sebanyak 300 taruna dilepas secara simbolis dalam Upacara Nasional Pelepasan Taruna KKP ke Sumatra, di Hanggar Skadron 45, Jakarta, Rabu (14/1).

Pelepasan taruna dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf, serta dihadiri unsur kementerian/lembaga dan TNI/Polri.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Kehadiran taruna KKP akan membantu percepatan pemulihan karena memang yang dibutuhkan saat ini adalah sumber daya manusia, khususnya untuk pembersihan lokasi-lokasi yang tidak terjangkau alat berat.

“Dalam situasi bencana, negara harus hadir secara nyata, cepat, dan terkoordinasi. Kehadiran taruna hari ini adalah wujud gotong royong nasional, bukan hanya bantuan kemanusiaan, tetapi juga penguatan karakter dan pengabdian generasi muda,” ujar Tito.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan bahwa penugasan ini merupakan bagian dari pendidikan vokasi yang utuh, menggabungkan kompetensi, karakter, dan empati sosial. 

“Taruna KKP tidak hanya dipersiapkan menjadi SDM unggul di sektor kelautan dan perikanan, tetapi juga dibentuk untuk memiliki kepedulian sosial dan keberanian hadir di tengah masyarakat saat bangsa membutuhkan,” kata Trenggono.

Para taruna akan diterjunkan secara bertahap dan terkoordinasi untuk membantu rekonstruksi fasilitas umum, rehabilitasi lingkungan dan permukiman, trauma healing, serta berbagai tugas kemanusiaan lainnya sesuai kebutuhan di wilayah terdampak. Seluruh penugasan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan, disiplin, serta koordinasi dengan Satgas dan pemerintah daerah.

Sebanyak 1.142 taruna tersebut berasal dari berbagai satuan pendidikan vokasi KKP, antara lain Politeknik AUP, Politeknik Pangandaran, Politeknik Karawang, Politeknik Sidoarjo, Politeknik Dumai, serta SUPM Ladong dan Pariaman. Kehadiran mereka diharapkan turut mempercepat pemulihan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan sektor kelautan dan perikanan yang terdampak bencana.

Melalui misi kemanusiaan ini, KKP menegaskan komitmennya mendukung kerja terpadu pemerintah sekaligus menanamkan nilai pengabdian kepada generasi muda, bahwa ilmu, disiplin, dan kepemimpinan menemukan maknanya ketika diabdikan untuk sesama.

Sebagai simbol dimulainya penugasan, dilakukan penyerahan tas kerja taruna secara simbolis kepada perwakilan taruna. Tas kerja tersebut dipakaikan langsung oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf, serta Inspektur Jenderal TNI, menandai kesiapan taruna menjalankan misi kemanusiaan di lapangan.

Recent Posts

GODF 2026 Qingdau, Prof Rokhmin beberkan Potensi Akuakultur RI dan Tantangan Pembiayaan

MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…

7 jam yang lalu

Ekoteologi Kampus PTKIN Terus Mendapat Pengakuan Nasional, Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

MONITOR, Jakarta – Ekosistem pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama kembali menorehkan tinta emas…

10 jam yang lalu

BM PAN Konsolidasikan Pengurus 2026–2031, Slamet Ariyadi Serukan Satu Komando

MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…

16 jam yang lalu

Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan Dan Kejar Pelaku

MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…

17 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…

18 jam yang lalu

Prof Rokhmin Dahuri Tinjau Industri Perikanan Modern China, Dorong Penguatan Ekonomi Biru Indonesia

MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

20 jam yang lalu