MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional (UAPDFBN) yang lebih dikenal dengan Imtihan Wathani Pendidikan Diniyah Formal (PDF) pada Januari 2026. Sebanyak 10.747 santri akan mengikuti Imtihan Wathani 2026.
PDF merupakan pendidikan pesantren berbasis kitab kuning binaan Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama. PDF beroperasi sejak 2015.
Imtihan Wathani tahun ini diikuti 4.576 santri Pendidikan Diniyah Formal tingkat ulya dan 6.171 santri PDF tingkat wustha. Ini merupakan jumlah peserta terbanyak sepanjang dilaksanakannya Imtihan Wathani.
“Imtihan Wathani akan dilaksanakan di 83 satuan pendidikan PDF ulya dan 68 satuan pendidikan PDF wustha. Jadi totalnya ada 151 lembaga yang menyelenggarakan imtihan wathani tahun ini,” ujar Direktur Pesantren Basnang Said, Selasa (6/1/2026).

Imtihan Wathani jenjang ulya berlangsung dari 8 – 10 Januari 2026. Sementara untuk jenjang wustha, akan diadakan dari 12 – 14 Januari 2026.
“Sama dengan sebelumnya, Imtihan Wathani tahun ini diselenggarakan dengan sistem Computer Based Test (CBT). Ini mencerminkan komitmen kita terhadap inovasi digital dan peningkatan kualitas pendidikan,” sebut Basnang.
Ia menerangkan, Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga menjamin kualitas yang diharapkan oleh pesantren. Imtihan Wathani bukan sekadar penilaian akademik, tetapi juga refleksi dari upaya bersama dalam menjamin kualitas pendidikan PDF. Ini adalah langkah untuk terus meningkatkan standar pendidikan agama Islam di Indonesia.
Kementerian Agama mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung Imtihan Wathani ini. “Ujian ini tidak hanya menjadi tonggak dalam perjalanan pendidikan santri tetapi juga simbol kemajuan pendidikan Islam di Indonesia,” tandas Basnang.