MONITOR, Lumajang – BPC HIPMI Lumajang secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada BPD HIPMI Jawa Timur untuk maju sebagai tuan rumah Munas XVIII HIPMI yang dijadwalkan berlangsung pada 2026.
Dukungan ini ditegaskan sebagai bentuk soliditas internal sekaligus langkah strategis memperkuat posisi Jawa Timur sebagai episentrum pertemuan ribuan pengusaha muda dari seluruh Indonesia.
Ketua Umum BPC HIPMI Lumajang, Dika, menilai Jawa Timur memiliki seluruh prasyarat untuk menyukseskan agenda nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur yang memadai, terutama fasilitas MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) bertaraf internasional di Surabaya dan sekitarnya, menjadi modal kuat dalam menggelar forum berskala nasional.
Selain itu, aspek konektivitas dinilai sangat mendukung. Jaringan transportasi udara, laut, dan darat di Jawa Timur telah terintegrasi dengan baik dan terhubung langsung dengan berbagai wilayah di Indonesia, sehingga memudahkan mobilitas peserta dari 38 provinsi. Kondisi ini, menurut Dika, memastikan efektivitas penyelenggaraan sekaligus kenyamanan bagi para delegasi.
Tak hanya dari sisi teknis, Dika juga menekankan dimensi strategis Jawa Timur sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional. Sebagai salah satu kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, Jawa Timur dinilai merepresentasikan semangat pertumbuhan ekonomi daerah yang progresif, inklusif, dan kolaboratif.
“Kami di Lumajang solid mendukung BPD HIPMI Jawa Timur. Ini bukan sekadar soal lokasi acara, tetapi momentum untuk menunjukkan bahwa Jawa Timur adalah barometer pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus pusat kolaborasi pengusaha muda yang inklusif,” ujar Dika dalam keterangannya, Senin (2/3).
Lebih jauh, ia menilai penyelenggaraan Munas XVIII di Jawa Timur akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah-daerah penyangga, termasuk Lumajang. Kehadiran ribuan delegasi diyakini mampu menciptakan multiplier effect terhadap sektor perhotelan, pariwisata, transportasi, hingga UMKM lokal.
“Jika Munas sukses digelar di Jatim, sorotan nasional akan tertuju ke sini. Ini peluang besar bagi daerah seperti Lumajang untuk memperkenalkan potensi investasi serta produk unggulan lokal kepada jejaring pengusaha nasional,” tambahnya.
BPC HIPMI Lumajang berkomitmen mengawal proses pencalonan hingga tahap penentuan di tingkat pusat. Koordinasi dengan BPC lain se-Jawa Timur akan terus diperkuat demi memastikan Jawa Timur terpilih sebagai tuan rumah Munas XVIII HIPMI 2026.

