PEMERINTAHAN

KKP Terus Salurkan Alat Pembersih Air untuk Aceh dan Sumatra

MONITOR, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang dan tonah longsor di Provinsi Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh, diantaranya berupa portable water purifier alat untuk pembersih air. 

Peralatan ini memiliki peran penting dalam kondisi darurat karena mampu mengolah air dari berbagai sumber yang tercemar, seperti air sungai, air hujan, maupun genangan pascabanjir, menjadi air yang lebih aman dan layak digunakan.

Bantuan dikirimkan melalui Kapal Pengawas Perikanan Orca 05 dan Orca 06. Total bantuan yang diangkut menggunakan Kapal Orca 05 dan Orca 06 diperkirakan mencapai 25 ton. Bantuan tersebut terdiri atas bahan kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, pakaian, serta alat pemurni air portabel (portable water purifier) guna mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatra.

Portable water purifier bekerja melalui beberapa tahapan penyaringan, mulai dari filtrasi lumpur dan sedimen, pengurangan kontaminan biologis seperti bakteri dan mikroorganisme, hingga peningkatan kualitas fisik air. Dengan teknologi tersebut, alat ini sangat membantu masyarakat terdampak yang mengalami hambatan jaringan air bersih dan sanitasi akibat banjir bandang.

“Bantuan ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk memenuhi kebutuhan dasar air bersih dan logistik. Alat ini bersifat mobile dan mudah dioperasikan, sehingga sangat efektif digunakan di lokasi pengungsian. Kami berharap distribusi bantuan ini dapat mempercepat pemulihan kondisi kesehatan dan sanitasi masyarakat terdampak” ujar Dirjen Pengelolaan Kelautan, A. Koswara, dalam siaran resmi di Jakarta, Sabtu (20/12).

Pemanfaatan Portable Water Purifier di lokasi bencana diharapkan dapat menekan risiko penyakit berbasis air, seperti diare, infeksi saluran pencernaan, dan penyakit kulit, yang kerap meningkat pada fase tanggap darurat. Selain untuk konsumsi, air hasil pemurnian juga dapat digunakan untuk kebutuhan kebersihan dasar, seperti memasak, mencuci peralatan makan, dan mendukung sanitasi di posko pengungsian.

Setelah proses penurunan bantuan di Dermaga PPS Bungus pada 18 Desember 2025, bantuan selanjutnya disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Sumatra Barat. Sebagian bantuan juga dialokasikan ke Posko Bencana Alam KKP Sumatra Barat yang berada di Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang.

Bantuan ini diprioritaskan bagi kelompok masyarakat rentan di empat daerah terdampak banjir bandang di Sumatra Barat, yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang, dan Kabupaten Padang Pariaman.

Setelah proses bongkar muat dan distribusi selesai, Kapal Pengawas Perikanan Orca 05 dan Orca 06 melanjutkan pelayaran menuju Provinsi Sumatra Utara dan Provinsi Aceh untuk mendukung tugas dan misi kemanusiaan selanjutnya.

Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian KKP sesuai instruksi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, yang dilaksanakan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) KKP di daerah. KKP berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendukung percepatan pemulihan kondisi kesehatan, sanitasi, dan lingkungan pascabencana banjir bandang dan longsor di Sumatera.

Recent Posts

Politisi PDI Perjuangan Ultimatum Menteri ESDM: Evaluasi IUP Bermasalah di Aceh Sebelum 17 Agustus

MONITOR, Jakarta – Politisi PDI Perjuangan asal Aceh, Masady Manggeng, mendesak Menteri Energi dan Sumber…

9 jam yang lalu

Evaluasi Haji Tak Boleh Berhenti di Laporan, Menhaj Dorong Perbaikan Sistem

MONITOR, Denpasar - Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menegaskan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji…

9 jam yang lalu

Makesta Raya Perkuat Ideologi Aswaja dan Tradisi NU di Kalangan Pelajar Yayasan Al Fattah Tegalgandu

MONITOR, Brebes – Ratusan peserta didik baru SMP NU dan SMA NU Al Fattah Tegalgandu…

1 hari yang lalu

Legislator Sambut Baik Putusan MK soal Sisa Kuota Internet Tak Hangus, Minta Operator Segera Sesuaikan Layanan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi…

2 hari yang lalu

Waka DPR Cucun Harap Semua Anak RI Bebas Stunting dan Punya Kesempatan Sekolah yang Baik di Momen HAN 2026

MONITOR, Jakarta - Masih dalam rangka Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli,…

2 hari yang lalu

Dukung Misi Dagang Gubernur Jawa Timur, CV Intiplant Agro Lestari Optimis Perluas Jaringan Bisnis Internasional di Hong Kong

MONITOR – Langkah strategis untuk membawa produk pertanian unggulan Jawa Timur merajai pasar global kembali…

2 hari yang lalu