POLITIK

Kader Gelora Diminta Bantu Korban Banjir dan Longsor, Blue Helmet Diterjunkan

MONITOR, Jakarta – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Hingga Jumat (28/11/2025), sebanyak 174 orang dilaporkan meninggal dunia dan 79 lainnya masih dinyatakan hilang. Jumlah ini diperkirakan bertambah, karena banyak lokasi terdampak berada di area sulit dijangkau.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora Mahfuz Sidik saat membuka Kajian Pengembangan Wawasan dengan tema ‘Dinamika Politik Global: Perspektif Sejarah dan Geografi’, Jumat (28/11/2025) malam.

“Kita menyampaikan keprihatinan yang dalam atas musibah yang sedang menimpa saudara-saudara kita di wilayah Sumatera bagian utara, mulai dari Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat,” kata Mahfuz Sidik.

Dalam kajian yang digelar secara daring iru, yang diikuti oleh kader dan fungsionaris DPP, DPW dan DPD se-Indonesia, Mahfuz menginstruksikan kepada kader mereka di daerah untuk membantu korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera.

“Kita mendorong kader Partai Gelora di berbagai tempat untuk berpartisipasi dalam membantu masyarakat dan keluarga masyarakat kita, mengatasi bencana banjir yang dahsyat,” katanya.

Mahfuz mengingatkan, bahwa bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera ini, tidak bisa dilepaskan dari maraknya fenomena aksi pembakaran liar dan penebangan hutan semena-mena.

“Alam sekarang sedang menunjukkan buah dari perilaku kita. Bencana ini akibat ‘Climate Change’, perubahan iklim yang dipicu oleh sikap-sikap negatif dan tindakan destruktif yang kita pertontonkan seperti pembalakan liar dan penebangan hutan semena-mena,” katanya.

Karena itu, Mahfuz mengatakan, Partai Gelora akan membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menghentikan aksi pembalakan liar dan penebangan hutan semena-mena.

“Penebangan hutan secara ilegal harus segera dihentikan dan Partai Gelora akan menjadi juru bicara pelestarian lingkungan kita,” tegas Sekjen Partai Gelora ini.

Terjunkan Blue Helmet

Sementara itu, Partai Gelora akan segera menerjunkan organisasi kemanusiaan dan relawan mereka, Blue Helmet.

Blue Helmet akan bekerja sama dengan TNI/Polri, BNPB, Basarnas dan lain-lain ke lokasi terdampak, terutama lokasi yang sulit dijangkau.

“Kita sudah melakukan assesment, pengumpulan data dan informasi, termasuk penerbangan Hercules ke Sumatera. Kita akan membawa bantuan makanan dan relawan ke lkkasi terdampak,” kata Sulfiadi Barmawi, Komandan Nasional Blue Helmet Indonesia.

Sulfiadi mengatakan, kondisi masyarakat terdampak saat ini sedang kelaparan, sehingga dibutuhkan banyak logistik atau bantuan makanan. 

“Kita akan segera menyalurkan bantuan ke lapangan, sehingga dibutuhkan fasilitas transportasi dan armada untuk mencapai lokasi,” ujarnya.

Sulfiadi berharap dukungan fasilitas armada transportasi dari pihak-pihak yang bertanggungjawab pada kesiapsiagaan bencana atau 

‘Disaster Management’,

“Mohon doa dan kolaborasinya agar Blue Helmet segera ke lapangan membantu saudara saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana ini,” pungkas Sulfiadi. 

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

11 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

12 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

15 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

18 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

21 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

22 jam yang lalu