POLITIK

Silatnas Ulama Sepuh PPP Dorong Kesejahteraan Guru dan Tingkatkan Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Ulamail Ka’bah ke-1 yang dilakukan para Majelis Partai dan pengurus DPW-DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon menghasilkan sejumlah rekomendasi dan pernyataan bersama.

Rekomendasi Ulamail salah satunya mengajak kader partai dan masyarakat untuk mengawal program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Karenanya diperlukan prioritas anggaran yang tepat sasaran.

“Menyerukan kepada DPR RI, DPRD dan pemerintahan seluruh Indonesia untuk bukan hanya moratorium, melainkan menghentikan anggaran kunjungan dan studi banding ke Luar negeri dan memindahkannya menjadi anggaran bantuan sosial yang lebih diperlukan
masyarakat,” ujar Sekretaris Majelis Syariah, KH. Fadlolan Musyaffa, dikutip Kamis (11/9/2025).

Menurut Kiai Fadlolan, forum Silatnas yang dihadiri para Ulama sepuh menganggap di era massifnya dunia maya dan Artificial Intelligence (AI), sudah tidak relevan lagi adanya kunjungan fisik. Terlebih jika kunjungan tidak berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan umat.

Dia mengatakan, lebih baik anggaran tersebut dialihkan kemanfaatannya untuk sektor pendidikan seperti kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan pondok pesantren.

“Meminta kepada pemerintah merealisasikan secara utuh UU No.18/2019 tentang Pesantren dengan memberikan dukungan anggaran secara maksimal sehingga memberikan dampak
pada kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas pendidikan di pesantren,” jelasnya.

Sekedar informasi, forum Silatnas Ulamail Ka’bah ini turut dihadiri oleh Ketua Majelis Syari’ah DPP PPP KH. Mustofa Aqil Siraj; Ketua Majelis Kehormatan DPP PPP KH. Zarkasih Nur, Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP H.M. Romahurmuziy.

Kemudian turut hadir sejumlah pengurus harian DPP PPP seperti Waketum, KH. Musyaffa Noer dan sejumlah Ketua DPP PPP yakni H. Rusman Yakup, H. Ahmad Mustakim, Komarudin Taher, Syafa Illiyin, Choirunnisa, M. Thobahul Aftoni, Dahliah Umar, Ainul Yakin.

Terlihat pula ⁠Wasekjen PPP Nurman Zein Nahdi, Wakil Gubernuer Jateng K.H. Taj Yasin Maimoen, Plt. Ketua Umum Parmusi KH. Husnan Bey Fananie, dan Para Majelis Syariah dan Ketua/Sekretaris DPW PPP se-Indonesia.

Recent Posts

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menekankan pentingnya inovasi…

9 jam yang lalu

Kemenhaj Izinkan Dashboard Haji 2026 Diakses Publik untuk Perkuat Transparansi dan Akses Informasi Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) resmi menghadirkan dashboard publik penyelenggaraan ibadah…

10 jam yang lalu

Jasa Marga Dukung UMKM Binaan Tembus Pasar BUMN-Lembaga di Inabuyer B2B2G Expo 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukan komitmen Perusahaan dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil,…

10 jam yang lalu

Kemenhaj Tegaskan Pencegahan Haji Ilegal, 10 WNI Ditangkap di Saudi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan…

11 jam yang lalu

Terus Berkoordinasi dengan Pemkot Tangsel, UIN Jakarta harap Pembangunan JPO Terealisasi di 2026

Tangerang Selatan - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus mematangkan koordinasi dan menunggu langkah lanjutan Pemerintah…

12 jam yang lalu

Perkuat Sinergi, LPPM UID dan UIN Jakarta Jajaki Kolaborasi Riset Strategis

MONITOR, Tangerang Selatan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Depok (UID)…

15 jam yang lalu