Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono
MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukan komitmen Perusahaan dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk semakin naik kelas dan berdaya saing dengan memfasilitisasi UMKM untuk berpartisipasi dalam ajang Inabuyer Business-to-Business-to-Government (B2B2G) Expo 2026.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Kementerian UMKM, Jakarta, pada periode 5-7 Mei 2026, Jasa Marga memfasilitasi salah satu mitra binaan unggulannya, Dewi Sambi, untuk memperluas jejaring pasar sekaligus menjajaki berbagai peluang kemitraan strategis. Dewi Sambi merupakan mitra binaan unggulan di bidang _fashion_ batik dan tenun yang membawa produk berkualitas premium, memadukan keunikan corak tradisional dengan standar mutu tinggi.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan, keikutsertaan mitra binaan di Inabuyer B2B2G Expo merupakan strategi perusahaan mewujudkan ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar pameran. Kami buka akses pasar riil agar mitra binaan bisa bertransformasi jadi pelaku usaha tangguh, mandiri, dan berkelanjutan. Harapannya mereka naik kelas dan ikut memperkuat ekosistem UMKM nasional yang inklusif,” ujar Rivan.
Digelar secara rutin sejak 2023, Inabuyer B2B2G Expo merupakan wadah strategis yang mempertemukan para _buyer_ dari sektor Kementerian/Lembaga, BUMN, hingga swasta dengan para _supplier_, khususnya pelaku UMKM. Perhelatan yang diinisiasi oleh Spectindo ini didukung penuh oleh ekosistem pemberdayaan ekonomi nasional, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), serta SMESCO Indonesia.
Dalam pembukaan Inabuyer B2B2G Expo pada Selasa (05/05), Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Yuni Moraza menjelaskan bahwa kementeriannya tengah mengakselerasi arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat ekosistem UMKM yang berkelanjutan. Fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga konsistensi pertumbuhan pengusaha lokal setelah diberikan akses dukungan strategis.
“Tugas kami membuka ruang pasar sebesar-besarnya dan akses pembiayaan seluas-luasnya. Inabuyer jadi momentum penting agar UMKM tidak hanya tumbuh, tapi juga berkelanjutan. Manfaatkan forum ini untuk naik level,” jelas Helvi.
Sejak digelar 2023, antusiasme terhadap pelaksanaan Inabuyer terus meningkat. Pengunjung tercatat 5.613 orang pada 2023, naik jadi 5.993 pada 2024, dan menembus 6.298 pada 2025. Tren ini menunjukkan kepercayaan pelaku usaha terhadap Inabuyer sebagai platform strategis akselerasi bisnis.
Selain _business matching_, Inabuyer 2026 juga mempertegas kebijakan alokasi minimal 30% ruang komersial bagi UMKM di infrastruktur publik dan pusat perbelanjaan. Ajang ini turut menghadirkan _showcase_ “UMKM Bangkit” yang mengangkat produk unggulan dari Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat ke panggung nasional.
Keikutsertaan Jasa Marga dalam Inabuyer B2B2G Expo 2026 menjadi penegasan atas dedikasi perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi nasional. Inisiatif ini selaras dengan misi Jasa Marga untuk menciptakan ekosistem UMKM yang inklusif, tangguh, dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
MONITOR, Bekasi – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus menyiapkan tenaga kerja kompeten untuk mengisi kebutuhan industri…
MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menekankan pentingnya inovasi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) resmi menghadirkan dashboard publik penyelenggaraan ibadah…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan…
Tangerang Selatan - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus mematangkan koordinasi dan menunggu langkah lanjutan Pemerintah…
MONITOR, Tangerang Selatan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Depok (UID)…