NASIONAL

Aksi 28/8 Berujung Ricuh, Analis Serukan Semua Pihak Menahan Diri

MONITOR, Jakarta – Analis intelijen, pertahanan dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro menyerukan semua pihak untuk menahan diri dalam rangka menjaga situasi yang kondusif. “Kita semua prihatin dan berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu pengemudi ojek online dalam demonstrasi kemarin. Kita semua menyesalkan kejadian tersebut,” kata pria yang akrab dipanggil Simon ini.

Simon menyerukan agar semua pihak dapat menahan diri sehingga situasi tetap kondusif. Bagaimanapun transisi demokrasi yang sedang kita jalani saat ini membutuhkan pengawalan dari seluruh elemen dengan cara yang lebih sehat dan produktif.

Dalam penanganan demonstrasi semua kemungkinan dapat terjadi, “tapi sebisa mungkin kita mencegah terjadinya hal yang paling buruk karena masa depan bangsa ini masih panjang, saya berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” kata Simon.

Simon mengapresiasi langkah cepat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang langsung mendatangi dan menyampaikan permintaan maaf serta berbelasungkawa kepada keluarga korban. “Peristiwa ini cukup meninggalkan luka di hati semua pihak. Sudah seharusnya kita semua berupaya agar kejadian ini tidak berlanjut, apalagi berulang,” kata Simon.

“Kita mendukung langkah Polri yang melakukan penyelidikan secara cepat. Kami berharap, Polri dapat melakukan proses penanganan ini secara lebih transparan dan akuntabel, sehingga publik dapat mengikuti perkembangannya” kata Simon.

Dari peristiwa ini, banyak pelajaran yang dapat diambil oleh Polri agar tidak lagi terjadi hal serupa di masa yang akan datang. Sebagai institusi yang bertanggungjawab dalam hal keamanan nasional,sudah seharusnya Polri berusaha untuk menjaga kepercayaan masyarakat. “Tidak berhenti pada langkah-langkah yang sifatnya penanganan kasus seperti sekarang ini, tapi juga perlu perbaikan sistemik di internal tubuh Polri agar dapat melayani masyarakat sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” kata Simon.

“Mari kita jaga perdamaian yang sudah kita capai ini dengan sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya demi keberlangsungan bangsa Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur,” pungkas Simon.

Recent Posts

Waka Komisi IX DPR Soal Putusan MK: MBG Harus Terus Berkelanjutan Demi Investasi SDM Unggul RI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…

4 jam yang lalu

Eksploitasi Manusia dan Perbudakan Modern Makin Berkembang, Ketua Komisi HAM DPR Usul Revisi UU TPPO

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya berbicara soal pentingnya revisi Undang-Undang…

4 jam yang lalu

Pemerintah Imbau Masyarakat Lapor Jika Ada Penyimpangan Penyaluran KUR

MONITOR, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit…

4 jam yang lalu

Pastikan Kondisi Jalan Tetap Optimal, JTT Lakukan Pemeliharaan Rutin Jalan Tol Jakarta–Cikampek

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali melaksanakan pemeliharaan rutin di Ruas Jalan…

4 jam yang lalu

Perpres Pengembangan Kewirausahaan Terbit Perkuat Ekosistem Wirausaha di Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan bahwa terbitnya Peraturan Presiden…

7 jam yang lalu

GMI Soroti Spanduk Penolakan Rencana Safari Politik Jokowi ke Lebak

MONITOR, Lebak – Rencana kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), ke Kabupaten Lebak memunculkan…

9 jam yang lalu