OLAHRAGA

Presiden FAM Joehari Ayub Mundur, Ini Alasannya

MONITOR, Jakarta – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengonfirmasi bahwa Datuk Joehari Ayub telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden FAM.

Padahal, Joehari Ayub baru menjadi Presiden FAM selama enam bulan setelah terpilih pada Feburari 2025 untuk menggantikan Tan Sri Hamidin Mohd Amin.

Pria kelahiran Beaufort, Sabah, pada 15 Mei 1966 itu seharusnya memimpin FAM dalam kurun waktu empat tahun ke depan hingga 2029 nanti.

“Dengan rasa berat hati mengonfirmasi bahwa Datuk Mohd Joehari Mohd Ayub telah menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai Presiden FAM, baru-baru ini,” tulis FAM dalam akun Instagramnya, @famalaysia, Rabu (27/8/2025).

Akibat pengunduran diri Joehari Ayub, Komite Eksekutif (Exco) FAM menggelar rapat khusus kedua periode 2025-2029 pada Rabu (27/8/2025) yang dipimpin Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi selaku Wakil Ketua.

“Komite Eksekutif FAM dalam rapat yang berlangsung di Wisma FAM, Kelana Jaya, telah meneliti keinginan Datuk Joehari dan akhirnya sepakat menerima pengunduran diri Presiden FAM tersebut sebagai bentuk penghormatan atas keputusan yang telah dibuat oleh beliau,” imbuh FAM.

“Komite Eksekutif FAM merasa terharu serta menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Datuk Joehari atas segala kontribusi, jasa, dedikasi, dan komitmen beliau selama bersama FAM sejak terpilih sebagai Wakil Presiden pada 2017 dan kemudian sebagai Presiden pada 15 Februari 2025,” ungkap FAM.

Media Malaysia, New Straits Times, melaporkan bahwa Joehari Ayub telah mengajukan pengunduran diri pada 22 Agustus 2025 dengan alasan kesehatan.

“Komite Eksekutif FAM juga mendoakan agar Datuk Joehari senantiasa diberi kesehatan yang baik, keberkahan dalam segala urusan, dan terus dapat memberikan kontribusi bagi sepak bola nasional,” tutur FAM.

“Berdasarkan Pasal 42 Ayat 7 dalam Statuta FAM, apabila posisi Presiden kosong, Wakil Presiden dengan masa pengabdian terlama akan menggantikan hingga Kongres berikutnya, yakni tahun depan. Dalam kongres tersebut akan dipilih Presiden baru untuk sisa masa jabatan periode berjalan.”

“Dengan demikian, Komite Eksekutif FAM telah sepakat menunjuk Datuk Wira Mohd Yusoff sebagai Pejabat Presiden FAM yang berlaku efektif mulai hari ini, sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Statuta FAM,” ungkap FAM.

Selama Joehari Ayub menjabat tercatat, FAM menaturalisasi tujuh pemain yang terdiri dari Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Rodrigo Holgado, Gabriel Palmero, dan Imanol Machuca.

Dari ketujuh pemain itu terus diragukan oleh netizen, termasuk dari Malaysia dan Indonesia, mengingat minimnya informasi mengenai garis keturunannya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

2 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

2 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

3 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

3 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

3 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

3 hari yang lalu