NASIONAL

Kapal Phinisi Swasembada Pangan Jadi Sorotan di Karnaval HUT ke-80 RI

MONITOR, Jakarta – Kapal phinisi Kementerian Pertanian (Kementan) berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadi sorotan utama dalam Karnaval Kemerdekaan ke-80 RI di Monas, Jakarta. Kapal yang melintas hingga Bundaran HI ini mencuri perhatian publik sekaligus merepresentasikan kekayaan pangan dan hasil laut sebagai penopang kedaulatan bangsa.

Momen menarik terjadi ketika kapal phinisi melintas di depan panggung utama karnaval. Presiden Prabowo tampak berjoget dengan antusias, disambut sorak riuh masyarakat di sepanjang jalur pawai.

Tak hanya itu, ribuan warga juga ikut bernyanyi bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, serta Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan yang turut berada di atas kapal phinisi, menambah semarak perayaan kemerdekaan.

Mentan Amran yang turut memimpin pawai karnaval di atas kapal phinisi, menegaskan bahwa momen kemerdekaan harus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan semangat gotong royong dalam mewujudkan kemandirian pangan bangsa.

“Sudah delapan dekade Indonesia merdeka, artinya bangsa ini semakin matang dalam mengelola kekayaan alamnya. Melalui karnaval kemerdekaan, kami ingin menunjukkan bahwa kekuatan pangan dan hasil laut adalah fondasi utama kedaulatan bangsa,” ujar Mentan Amran saat mengikuti rangkaian acara Karnaval Kemerdekaan, Jakarta, Minggu (17/8)

Antusiasme masyarakat semakin terasa dari ribuan warga yang hadir. Seorang warga, Budi (35), mengungkapkan rasa bangganya atas kreativitas kapal phinisi.

“Kapal phinisi dari Kementan ini unik sekali, menggambarkan Indonesia sebagai negeri yang kaya hasil pertanian dan laut. Rasanya haru dan bangga melihat semangat kemerdekaan disatukan dengan semangat pangan,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan di media sosial juga memperlihatkan respons positif. Presiden RI bahkan turut membagikan momen karnaval kapal phinisi melalui akun Instagram pribadinya. Hal ini disambut hangat oleh warganet.

“Semoga ini pertanda karnaval Kementan jadi favorit Presiden ya,” tulis Syarifah, salah satu pengguna Instagram.

Selain pawai kendaraan hias, perayaan kemerdekaan ini juga dimeriahkan dengan stan UMKM, permainan tradisional, serta penampilan seni budaya dari berbagai daerah, yang mencerminkan keberagaman suku, adat, dan budaya Indonesia.

Mentan Amran menegaskan bahwa semangat peringatan kemerdekaan ini akan terus menjadi dorongan untuk menghadirkan kebijakan dan program yang berpihak pada petani, nelayan, serta pelaku usaha pangan agar Indonesia semakin berdaulat dan sejahtera.

Recent Posts

Menaker Tegaskan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja

MONITOR, Medan — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus meningkatkan produktivitas, memperkuat pelindungan pekerja, dan meningkatkan…

15 menit yang lalu

INNOPROM 2026 Perkuat Langkah Industri Agro Indonesia Menembus Pasar Eurasia

MONITOR, Jakarta - Indonesia akan membawa kekuatan industri agro dan pengolahan pangan ke panggung internasional…

19 menit yang lalu

Oknum Polisi Diduga Sekap dan Siksa Istri, Legislator Dorong Reformasi Pengawasan Internal Polri

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez menyoroti kasus dugaan penyekapan dan…

1 jam yang lalu

Rapimnas DPP FKDT Akan Rekomendasikan Insentif Rp1 Juta per Bulan bagi Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah

MONITOR, Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) akan menggelar Rapat…

3 jam yang lalu

Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

MONITOR, Medan — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya transformasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)…

3 jam yang lalu

Pusat PVTPP Perkuat Zona Integritas, Matangkan Langkah Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

MONITOR, Bogor – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian…

3 jam yang lalu