HUMANIORA

Kamaruddin Amin: MQKI Momentum Promosikan Pesantren ke Dunia

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menyebut Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) 2025 bukan sekadar ajang lomba, melainkan momentum strategis untuk mempromosikan pesantren secara luas. Menurutnya, MQKI dapat menjadi wadah “festivalisasi” budaya akademik pesantren yang sarat pesan positif bagi Indonesia dan dunia.

“MQK ini bisa dianggap sebagai festivalisasi budaya akademik pesantren. Kita berharap acara ini mendatangkan kemaslahatan bagi Indonesia dan global, sekaligus memperlihatkan bahwa kekhasan Islam di Indonesia salah satunya lahir dari tradisi pesantren yang tidak ditemukan di tempat lain,” ujar Kamaruddin Amin di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Sekjen menegaskan, Indonesia memiliki infrastruktur sosial yang sangat kuat, menjadi salah satu faktor mengapa negeri ini dikenal sebagai negara dengan mega diversity dan tingkat pluralitas yang tinggi.

“Pesantren memainkan peran vital dalam kehidupan sosial-politik Indonesia. Momentum MQKI ini harus kita gunakan untuk menunjukkan bahwa pesantren itu modern, adaptif, dan mampu menjadi bagian dari solusi kehidupan berbangsa,” imbuhnya.

Selain mempromosikan tradisi kajian kitab kuning, lanjut Kamaruddin, MQKI juga diharapkan menjadi sarana pemberdayaan pesantren dalam bidang ekonomi umat, termasuk penguatan peran dalam zakat dan wakaf.

“Pesantren jangan hanya jadi objek, tapi juga harus mengambil peran. Kita ingin ada gerakan Indonesia berwakaf yang mendorong seluruh elemen bangsa, termasuk santri. Dana abadi pendidikan pesantren berbasis wakaf menjadi salah satu wujudnya,” paparnya.

Seleksi Berbasis CBT

Direktur Pesantren, Basnang Said, menjelaskan bahwa MQKI 2025 memiliki sejumlah pembaruan dalam aspek teknis. Tahun ini, untuk pertama kalinya seleksi kepesertaan dilakukan berbasis Computer Based Test (CBT), sehingga prosesnya lebih akuntabel, transparan, dan efisien.

“Banyak pesantren yang sudah akrab dengan teknologi. Dengan CBT, kita bisa melakukan seleksi secara hemat anggaran namun tetap berkualitas. Tahun ini, kita menjaring 35 kafilah provinsi dan 40 kafilah Ma’had Aly dari total 9.886 peserta seleksi,” terang Basnang Said.

MQKI 2025 akan mempertandingkan 20 majelis musabaqah dan dua cabang ekshibisi, meliputi Qira’atil Mutun, Hifzhil Mutun, Debat Bahasa Arab/Inggris, Debat Qanun, Bahtsul Kutub, Risalah ‘Ilmiyyah, hingga Tarkib Digital. Dua cabang ekshibisi yang akan ditampilkan adalah Lalaran Alfiyah untuk Marhalah Wustha dan Ulya, serta ekshibisi Disabilitas.

Basnang juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi mendukung pelaksanaan MQKI 2025, termasuk bantuan empat ekor sapi untuk konsumsi selama kegiatan.

“MQKI 2025 punya distingsi tersendiri, dan kita ingin menghadirkan penyelenggaraan yang berkesan sekaligus bermanfaat,” pungkasnya.

Recent Posts

Perkuat Modernisasi Pertanian, HKTI Lumajang Apresiasi Bantuan Alsintan

MONITOR, Malang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mengapresiasi…

51 menit yang lalu

Perilaku Kesehatan Anak Sebagai Fondasi Pencegahan Korupsi

Oleh: dr. H. Agus Sunardi, Sp.PK* Korupsi merupakan salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan Indonesia. Hampir…

8 jam yang lalu

Kemnaker Apresiasi Digitalisasi Inkop TKBM, Jamin Kesejahteraan 86 Ribu Pekerja Pelabuhan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan apresiasi penuh atas langkah progresif Induk Koperasi Tenaga…

9 jam yang lalu

Singgung Pembinaan Integritas, Mardani DPR Dorong Langkah Terpadu Atasi Fenomena ASN Terjerat Judi Online

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyoroti fenomena banyaknya Aparatur…

10 jam yang lalu

Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk didapuk sebagai mentor untuk Command Center Management…

11 jam yang lalu

Kosmetik Bermerkuri Masih Banyak Beredar, Komisi IX DPR Desak Pengawasan Lebih Agresif

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti temuan 14 produk…

21 jam yang lalu