HUMANIORA

Kultum Tarawih ‘Keutamaan Doa Rahasia’ di Masjid Puri Bali Sawangan Depok

MONITOR, Depok – Suasana Masjid Puri Bali Bojongsari, Depok, pada malam ke-10 Ramadan 1446 H (Minggu, 9 Maret 2025) dipenuhi oleh jamaah yang antusias mengikuti salat tarawih dan mendengarkan kultum yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Munjid.

Dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema keutamaan doa rahasia, sebuah amalan istimewa yang memiliki kedudukan tinggi dalam Islam.

Ustadz Munjid mengawali kultumnya dengan mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Ramadan yang masih dapat dinikmati bersama. Beliau kemudian mengutip hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, yang menjelaskan tentang keutamaan doa seorang muslim yang dipanjatkan secara diam-diam untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya.

Doa seperti ini, kata beliau, akan diaminkan oleh malaikat dan memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah.

Dari Abu Darda RA, Rasulullah SAW bersabda: “Doa seorang muslim yang diperuntukkan kepada saudaranya dengan tidak memperlihatkannya adalah mustajabah. Di atas kepalanya ada malaikat yang bertugas. Setiap kali ia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, Malaikat tersebut mengatakan, ‘Semoga dikabulkan dan bagimu seperti apa yang diucapkan.'” (HR. Muslim).

Lebih lanjut, Ustadz Munjid menjelaskan bahwa doa rahasia memiliki dua syarat utama agar dikabulkan oleh Allah, sebagaimana dijelaskan oleh Imam Nawawi. Pertama, Kadar keikhlasannya yang tinggi, karena doa tersebut tidak diketahui oleh orang yang didoakan, sehingga terhindar dari riya dan mencari pengakuan manusia.

Kedua, tingkat kedekatan dengan Allah, sebab semakin taat seseorang dalam beribadah dan menjauhi maksiat, semakin besar peluang doanya dikabulkan.

“Bayangkan jika setiap kita, warga Puri Bali, mendoakan kebaikan bagi sesama tanpa mereka ketahui. Maka malaikat akan mengaminkan doa tersebut dan mendoakan kita dengan kebaikan yang sama. Ini adalah salah satu cara mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjadikan lingkungan kita penuh keberkahan,” ujar Ustadz Ahmad Munjid.

Di akhir kultumnya, beliau mengajak jamaah untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperbanyak doa, baik doa pribadi maupun doa rahasia untuk saudara seiman. Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan serta memperkuat hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Recent Posts

Defisit APBN 2025 Capai 2,92 Persen, Puan: Pelaksanaan 2026 Harus Lebih Disiplin

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap…

2 jam yang lalu

Menag Usul Tambah Kuota Beasiswa Kemenag di Rapat Dewan Penyantun LPDP

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama menyampaikan tiga usulan dalam Rapat Dewan Penyantun Lembaga Pengelola Dana…

3 jam yang lalu

Nyaris Sempurna, Layanan Kementerian Pertanian Kembali Dipuji KemenPAN RB

MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian kembali menorehkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Dalam Penilaian…

5 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Zakat Jadi Sistem Perlindungan Sosial Penyintas Bencana Sumatra

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memperkuat peran zakat sebagai instrumen perlindungan sosial keagamaan dalam penanganan…

5 jam yang lalu

Bedah Aturan Baru KUHAP, Akademisi Sulteng soroti Ancaman Demokrasi

MONITOR, Palu - Diskusi bertajuk Ngaji Regulasi digelar pada Rabu malam (07/01/2025) di Jalan Diponegoro,…

6 jam yang lalu

Ngaji Budaya Palu; Budaya, Peradaban dan Perubahan Generasi

MONITOR, Palu – Diskusi Ngaji Budaya yang digelar pada Sabtu malam (10/01/2026) di Jalan Diponegoro,…

7 jam yang lalu