Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (Foto: kemenag.go.id)
MONITOR, Jakarta – Menteri Agama menyampaikan tiga usulan dalam Rapat Dewan Penyantun Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Usulan itu mencakup penambahan kuota beasiswa berbasis proporsi peserta didik, pengembangan double degree Pendidikan Kader Ulama, hingga perluasan dukungan bagi studi non-eksakta.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa jumlah peserta didik di lingkungan Kementerian Agama sangat besar. Jumlahnya mencapai 12 juta orang.
“Jika dihitung secara per kapita, alokasi beasiswa yang diterima Kementerian Agama masih relatif belum proporsional. Karena itu, ke depan penghitungan kuota perlu disesuaikan secara lebih proporsional,” ujar Menag di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Usulan kedua yang disampaikan Menteri Agama adalah pengembangan skema double degree untuk Program Pendidikan Kader Ulama (PKU). Menurutnya, program Pendidikan Kader Ulama memiliki daya tarik internasional yang kuat. Alumninya memiliki kompetensi keislaman, penguasaan bahasa asing, dan wawasan global.
“Skema double degree diperlukan agar penguatan kapasitas dan pengakuannya lebih optimal,” katanya.
Selain itu, Menteri Agama juga mengusulkan agar LPDP memperluas dukungan terhadap program studi non-eksakta. Menag menilai, program strategis tidak hanya terbatas pada ilmu-ilmu eksakta. Moderasi beragama, kesetaraan gender, dan kajian keagamaan juga merupakan keunggulan Indonesia. “Bidang-bidang ini memiliki nilai strategis dan dibutuhkan dalam konteks global,” ucapnya.
Rapat Dewan Penyantun LPDP membahas arah kebijakan dan penguatan program beasiswa nasional ke depan. Menteri Agama berharap ketiga usulan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan selanjutnya.
“Kami berharap kebijakan beasiswa ini dapat menjangkau seluruh anak bangsa. Pendidikan keagamaan harus mendapat ruang yang adil dalam kebijakan nasional,” kata Menag.
Rapat ini juga diikuti Menteri Koordinator PMK Pratikno, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Arif Satria, Plt. Direktur Utama LPDP Sudarto.
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan mengingatkan bahwa berbagai…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan dalam aktivitas kerja.…
Ketua Komis XIII DPR RI, Willy Aditya menyoroti kasus Pekerja Rumah Tangga (PRT) bernama Refpin…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti berbagai persoalan berkenaan dengan sarana dan…
MONITOR, Jakarta - Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) periode 2025–2030 resmi dikukuhkan pada…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengecam keras dugaan kasus pelecehan…