BERITA

Mendorong Kemajuan Sektor Kelautan Perikanan Perlu Kebijakan yang Efektif dan Efisien

MONITOR, Jakarta – Mengingat luasan wilayah perairan Indonesia serta wilayah daratnya yang berbentuk pulau-pulau, maka perlu upaya bersama dalam memajukan sektor kelautan perikanan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Indonesia (KPPMPI), Hendra Wiguna, menurutnya dengan kondisi geografis seperti itu dalam mewujudkan kemajuan di sektor kelautan perikanan perlu komitmen bersama.

“Dengan kondisi geografis serta pembagian kewenangan antar lembaga baik ditingkat pusat maupun hubungannya dengan pemerintah daerah, maka keharmonisan antar lembaga tersebut perlu dibangun dengan baik.”Ujar Hendra

Tumpang tindih atau bertentangannya suatu kebijakan, kerap terjadi hingga saat ini. Reklamasi misalnya menjadi agenda Proyek Strategis Nasional (PSN), yang dilaksanakan di Tangerang (PIK 2) dan rencana di Surabaya juga akan ada reklamasi. Kata Hendra, tentu itu adalah potret kecil dari tumpah tindih kebijakan, dikatakan demikian, karena dilaksanakan ditengah kampanye semangat berkelanjutan dan kemandirian pangan baik yang disampaikan oleh kementerian ataupun Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah kurang memperhatikan respon sosial juga, bagaimana respon dari masyarakat pesisir yang umumnya bekerja di sektor pangan laut terancam dari adanya reklamasi tersebut. Sejatinya, ruang laut tersebut akan menjamin tercukupi pangan, namun dengan adanya PSN tersebut justru akan menurunkan produksi pangan. Sekaligus menghilangkan pekerjaan masyarakat pesisir, karena laut yang selama ini menjadi wilayah kerja dipersempit dan dirusak ruangnya.” Terang Hendra

Lebih lanjut, Hendra berharap hasil-hasil riset di sektor kelautan perikanan benar-benar didukung, tidak hanya dalam proses risetnya namun juga bagaimana mengimplementasikan hasil risetnya.

“Jumlah perguruan tinggi perhari ini sudah banyak, meski mungkin belum merata dibeberapa daerah. Berdasarkan data statistik PDDikti pada 2023, ada 4.523 perguruan tinggi. Sudah semestinya menjawab persoalan kemiskinan ekstrim di wilayah pesisir, bagaimana hasil riset dapat mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir terutama pelaku utama di sektor pangan laut. Mulai dari Nelayan, pembudidaya ikan dan rumput laut, petambak garam, pengolah hingga pemasar ikan.” Ungkap Hendra

Bagaimana mendorong efektifitas kegiatan penangkapan dan budidaya, perbaikan logistik perikanan, peningkatan nilai produk, memulihkan eksistem laut dan pesisir, pengawasan sumber daya, penguatan kelembagaan masyarakat, dapat terwujud dengan hasil-hasil riset yang diimplemntasi atau dijadikan dasar kebijakan.

Kata Hendra, jangan sampai kebalik-balik, dimana ambisi kebijakan didahulukan kemudian risetnya dibuat belakangan.

Recent Posts

Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana di Takengon

MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…

8 jam yang lalu

Keselamatan Jemaah Umrah Harus Diutamakan di Tengah Konflik Arab Saudi-Houthi

MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…

9 jam yang lalu

Kementerian UMKM Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit untuk Pemilik Usaha Terdampak Bencana

MONITOR, Pidie, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama TikTok Shop by…

9 jam yang lalu

Pemupukan Berimbang dengan Pureplant Dongkrak Panen Padi hingga 10 Ton per Hektare

MONITOR, Bantul - Produksi padi pada demplot seluas 5 hektare yang dikembangkan Kelompok Tani Lestari…

10 jam yang lalu

Ketiban Berkah, Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026 di Semarang

MONITOR, Semarang - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang tidak…

12 jam yang lalu

Teruji Dongkrak Produksi Pertanian, Peneliti Filipina Gandeng IMP 168 Perkuat Riset Penggunaan Pupuk Hayati

MONITOR, Sleman - Indoraya Mitra Persada (IMP 168) menjalin kerja sama MoU dengan peneliti asal…

12 jam yang lalu