JAWA TIMUR

Apel Bersama Ratusan Kyai dan Tokoh NU Lumajang dukung Indah-Yudha dan Khofifah-Emil

MONITOR, Lumajang – Ratusan Kyai dan Tokoh Nadlatul Ulama se Kabupaten Lumajang melakukan Apel Kemenangan mendukung calon Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Lumajang yang bernomor urut 2 dalam Pilkada serentak 27 November 2024.

Apel bersama dilakukan di Lapangan Pondok Pesantren Alafkar Salafy, Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Sabtu (16/11) sore.

Terpantau sekitar 220 Kyai dan tokoh NU berpengaruh hadir dalam kegiatan tersebut seperti KH. Imron Anis Dewan Mustayar PCNU sekaligus pengasuh Ponpes Al Affkar Karangsari, KH. Mimbar Masyhuri Dewan Mustayar PCNU, KH. Lutfi A’wan PCNU, KH. Ahmad Siyam Rois Suriyah MWC Tekung sekaligus PP. Nurul Faroh Mangunsari, Kecamatan Tekung, H. Ridwan Mantan Ketua PAC PKB Kecamatan Kunir, Gus Arif Komandan Pasti sekaligus Ketua Loyalis Gus Dur.

Selain itu ada Ustad Lukman Hakim, Ketua TPD Khofifah Emil Lumajang, Habib Ahmad bin Assegaf Pimpinan Majelis Qubul, Habib Abubakar sesepuh para Habaib Lumajang, H. Ali Ketua Dewan Masjid Kabupaten Lumajang, KH. Saiful Bahri Pengasuh Ponpes Tahfid Nurul Munawiro Jogoyudan, KH.Saiful Rizal Bahri, Drs.H.Khoirudin Wakil Bendahara Aktif PCNU Lumajang, Gus Khoir Majelis Rijalul Mukhlisin (MRM) Dan pengurus, MWC, ranting NU. Serta para guru ngaji, guru Madin, para kyai kampung se Lumajang.

Terlihat pula Calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang nomor urut 2, Indah Amperwati dan Yudha Adji Kusuma. “Kami siap mendukung, memenangkan dan mencoblos Indah-Yudha nomor urut 2, dan Khofifah-Emil nomor urut 2,” ujar Gus Zein Koodinator kegiatan Apel Kemenangan. Sembari meneruskan. “Indah-Yudha dan Khofifah-Emil wajib menang,” tambah.

Dalam sambutannya, Calon Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah itu berjanji dan bersumpah kepada para alim ulama yang hadir dalam acara deklarasi tersebut.

“Saya berjanji, saya bersumpah jika jadi Bupati Lumajang, jangan pernah ragukan hikmat dan bakti saya kepada NU,” kata Bunda Indah.

Kedepan, kata Bunda Indah, Lembaga Kesejahtraan Sosial Anak (LKSA) harus ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang. “Tidak boleh ada lagi namanya LKSA yang tidak dapat pergatian Pemkab Lumajang,” katanya.

Selain itu, Bunda Indah juga berjanji kepada para alim ulama yang hadir dalam acara deklarasi tersebut, akan membangun klinik untuk semua Ponpes di Kabupaten Lumajang.

“Jika saya terpilih, saya akan membangun klinik di semua Ponpes di Lumajang, dan akan dilengkapi dengan mobil ambulan pondok pesantren,” pungkasnya.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

12 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

16 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

19 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

21 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

1 hari yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

2 hari yang lalu