DAERAH

Adit Setiawan Terpilih Jadi Ketua Pengcab Kickboxing Sleman Periode 2024-2028

MONITOR, Sleman – Pengurus Cabang (Pengcab) Kickboxing Kabupaten Sleman menggelar Muskab ke-2 pada hari Minggu, 10 November 2024. Sebanyak 120 peserta hadir dalam acara tersebut. Ya, salah satu hasil Muscab ke-2 itu yakni secara Pengusaha Muda Adit Setiawan terpilih sebagai Ketua Umum Kickboxing Sleman untuk periode 2024-2028.

Acara itu dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kadispora Kabupaten Sleman, Bapak Herus Saptono; Ketua Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia, Bapak Ngatino; Danramil Mlati Sleman, Mayor Nurhadi; serta Ketua Pengda Kickboxing DIY, Bapak Redy Apriyanta.

“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan Muskab ke-2 Kickboxing Sleman dan terpilihnya Adit Setiawan sebagai Ketua Umum periode 2024-2028. Kickboxing adalah salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk berkembang di Kabupaten Sleman,” Kata Kadispora Sleman.

Dengan kepemimpinan yang baru, saya berharap agar pengurus dapat lebih giat dalam mengembangkan program-program pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi.

“Kami dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Sleman siap memberikan dukungan penuh untuk memajukan kickboxing dan menjadikan Sleman sebagai salah satu pusat pengembangan atlet kickboxing di DIY. Mari kita bersama-sama bekerja untuk menciptakan atlet-atlet yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah kita.” Arahan dari Kadispora Kabupaten Sleman.

Sementara itu, Adit Setiawan mengaku siap berkomitmen memajukan kickboxing Kabupaten Sleman dengan fokus pada pengembangan atlet.

“Saya, berkomitmen untuk memajukan kickboxing di Kabupaten Sleman dengan fokus pada pengembangan atlet. Dalam periode kepemimpinan ini, saya akan memastikan bahwa setiap atlet mendapatkan fasilitas dan pelatihan yang memadai,” Ucap Adit.

“Kami akan mengadakan program pembinaan yang terstruktur, termasuk pelatihan rutin, workshop, dan seminar untuk meningkatkan keterampilan teknik dan mental para atlet. Selain itu, kami akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengurus pusat, untuk membawa pelatih berkualitas dan mendatangkan kompetisi yang dapat mengasah kemampuan atlet,” Sambung bos Indofon.

“Visi kami adalah menciptakan lingkungan yang mendukung para atlet untuk berprestasi, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga di tingkat nasional dan internasional. Dengan semangat dan dedikasi, saya percaya bahwa bersama-sama kita dapat meraih prestasi gemilang dalam dunia kickboxing,” tutupnya.

Seperti diketahui, Adit Setiawan sendiri merupakan seorang pengusaha muda yang memiliki tiga pabrik plafon PVC, berkomitmen untuk memajukan kickboxing di Sleman. Ia bertekad untuk menginkubasi para atlet agar dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dengan kepemimpinannya, diharapkan kickboxing di Kabupaten Sleman semakin berkembang dan banyak melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Recent Posts

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

22 jam yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

22 jam yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

1 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

2 hari yang lalu

Momentum Muktamar NU ke-35, HEBITREN Buka Jalan Investasi Peternakan Berbasis Pesantren

MONITOR, JOMBANG - Momentum Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,…

2 hari yang lalu