BERITA

Menag Yaqut Diberi Penghargaan Pelopor Kemandirian Pesantren oleh AIS Nusantara

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang akrab disapa Gus Yaqut, dianugerahi penghargaan sebagai Pelopor Kemandirian Pesantren oleh Arus Informasi Santri (AIS) Nusantara. Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian kegiatan KOPDARNAS 7 yang berlangsung di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta Barat.

Pemberian penghargaan dilakukan secara simbolis oleh Koordinator Nasional AIS Nusantara, Ulinnuha Lazulfa, melalui staf khusus Menteri Agama, Habib Muhammad Nuruzzaman. Menurut Ulinnuha Lazulfa, Gus Yaqut layak mendapatkan penghargaan ini atas upayanya dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren melalui program-program prioritas di Kementerian Agama.

“Program kemandirian pesantren yang diinisiasi oleh Gus Yaqut telah memberikan dampak nyata bagi dunia pesantren. Melalui pembentukan badan usaha di pesantren, ekonomi umat semakin kuat, dan pesantren mampu berdiri mandiri,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (12/10/2024).

Program kemandirian pesantren yang diprioritaskan oleh Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Gus Yaqut telah menghasilkan 432 badan usaha pesantren di seluruh Indonesia dan 3.600 penerima bantuan inkubasi bisnis. Inisiatif ini bertujuan agar pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi kekuatan baru dalam membangun ekonomi bangsa.

“Kemandirian ekonomi pesantren merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pesantren yang berdaya saing dan berkontribusi pada kesejahteraan umat,” papar Ulin.

Acara KOPDARNAS 7 diselenggarakan 12-13 Oktober, yang merupakan forum silaturahmi para santri guna menyegarkan kembali semangat jihad di media digital yang santun dan ramah. Selain penghargaan untuk Gus Yaqut, kegiatan ini juga sebagai prosesi pengukuhan pengurus besar AIS Nusantara, Talkshow Anti Kekerasan dan Teoritma, serta live music bersama pelantun kondang, Wafiq Azizah.

Recent Posts

Mazz Reza Pranata: Pemimpin Muda Harus Kuasai Ilmu, Skills, dan Jiwa Kewirausahaan

MONITOR, BOGOR - Pemimpin muda tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan idealisme. Mereka juga…

3 jam yang lalu

Riset Mahasiswa PTKIN Naik Kelas, Manfaatnya Nyata Dirasa Masyarakat

MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…

6 jam yang lalu

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

1 hari yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

1 hari yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

1 hari yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

2 hari yang lalu