BUMN

Layanan ASTINet, Internet Dedicated Tercepat dari Telkom

MONITOR, Jakarta – Perkembangan teknologi dan meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis data menuntut solusi internet yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga perlunya koneksi internet berkecepatan tinggi. Melihat adanya kebutuhan yang tinggi di masyarakat, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui produk internet cepatnya, yaitu ASTINet, memberikan layanan internet dedicated yang dirancang untuk memberikan solusi internet bagi segmen middle hingga high-end market di Indonesia.

ASTINet menawarkan konektivitas global dan domestik dengan jaminan rasio bandwidth 1:1. Sebagai branding dari layanan dedicated internet Telkom, ASTINet memberikan keunggulan signifikan dibandingkan penyedia layanan lainnya. “Keunggulan utama ASTINet terletak pada routing dan ekosistem internet Telkom yang luas. Dengan akses langsung ke konten-konten utama, performa akses akan jauh lebih baik dibandingkan layanan di provider lainnya,” ujar Executive General Manager Digital Connectivity Service Telkom Teuku Muda Nanta.

Layanan ASTINet memiliki fitur burstable yang memberikan kecepatan dan bandwidth yang sangat baik, dengan fitur tambahan seperti IP Public yang disediakan secara gratis bagi pelanggan. IP ini penting bagi pelanggan yang membutuhkan koneksi stabil untuk perangkat dan server mereka. Selain itu, ASTINet juga memiliki berbagai varian layanan lainnya yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pelanggan, termasuk ASTINet Lite, ASTINet Premium, ASTINet Burstable, dan ASTINet Lean.

Varian ASTINet Lite, yang pertama kali dirilis pada kuartal pertama 2016, dirancang untuk memberikan solusi internet dedicated dengan harga terjangkau yang diperuntukkan bagi SME. Varian terbaru, ASTINet Lean (SDWAN branch), yang dirilis pada kuartal keempat 2023, merupakan produk bundling dengan produk SDWAN, menawarkan solusi terintegrasi untuk perusahaan yang membutuhkan konektivitas fleksibel dan efisien.

Dengan mengedepankan kepuasan pelanggan, Telkom menjaminkan Service Level Availability (SLA) yang lebih baik dan waktu perbaikan yang lebih cepat, ASTINet adalah pilihan ideal bagi pelanggan, terutama pada sektor enterprise yang membutuhkan layanan fleksibel berkualitas tinggi. Saat ini, ASTINet telah memiliki sekitar 50 Point of Presence (PoP) yang tersebar di seluruh Indonesia. Kehadiran PoP yang luas ini memastikan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan yang optimal.

Sebagai provider telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkom terus berupaya untuk menjamin kualitas layanan yang tinggi dan respons cepat terhadap gangguan. Dengan hadirnya ASTINet, Telkom berkomitmen untuk terus mendukung transformasi digital di Indonesia melalui layanan internet dedicated yang premium dan andal.

Recent Posts

HUT Bhayangkara ke-80: Analis: Kepercayaan Publik Jadi Modal Kuat Polri Kawal Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…

2 jam yang lalu

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

15 jam yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

21 jam yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

22 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

23 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

23 jam yang lalu